Polisi Wajib Ungkap Perkataan Pelaku

Kompas.com - 11/03/2011, 16:12 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah kata kunci yang diucapkan para pelaku sebelum penembakan para waria di Taman Lawang, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, wajib ditelusuri oleh polisi. Kalimat tersebut memunculkan dugaan pelaku mengenali Agus alias Venus, salah satu korban.

”Diam! Lo bikin malu gue,” kata aktivis LBH Jakarta, Edi Halomoan Gurning, mengutip ancaman seorang pelaku kepada Venus saat siaran pers di kantor YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2011).

Dalam peristiwa penembakan Kamis (10/3/2011) dini hari itu, Venus adalah korban terakhir yang ditembak. Tantan pertama kali ditembak dalam jarak 5 meter dengan posisi mendekati Venus. Kemudian, Shakira datang mencoba melihat keadaan. Pelaku menembak Shakira dan mengenai lengan kiri.

”Peluru dimuntahkan dalam jarak dekat dan mengenai lengan kiri (Shakira) hingga terkena jantung dan paru-paru. Korban tewas seketika,” kata Edi.

Edi mengatakan, proyektil peluru sudah di tangan kepolisian dan sedang dicari tahu jenis apa dan dari senjata mana.

Akhirnya, pelaku mengarahkan pistol ke Venus dan peluru mengenai dada Venus. Tantan langsung diperbolehkan pulang setelah dirawat di RSCM, sedangkan Venus masih dalam perawatan dokter.

”Pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab polisi karena yang punya senjata terbatas dan hanya digunakan oleh orang-orang tertentu,” ujar Edi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.