Hindari Makanan Berwarna Mencolok!

Kompas.com - 17/03/2011, 14:47 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

DENPASAR, KOMPAS.com - Setelah memeriksa 14 sampel jajanan anak di SD Saraswati, Denpasar selama sekitar satu jam, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar tak menemukan kandungan berbahaya di dalam ke-14 sample tersebut.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode rapid test yang dapat mendeteksi 4 zat kimia berbahaya yakni Rodhamine, Formalin, Borax, dan Metanil Yellow. "14 sampel yang dites dari kantin maupun pedagang di sekitar sekolah semua hasil yang kita uji negatif," ujar Erik Bahari, Kepala Seksi layanan informasi konsumen saat mengumumkan hasil sampel kepada wartawan.

Meski hari ini BPOM tidak menemukan adanya zat berbahaya dalam kandungan jajanan anak, pengawasan akan tetap dilakukan secara berkala. "Tahun ini kita akan menyasar 30 sekolah di Denpasar dan Gianyar," kata Corry Panjaitan, Kepala BBPOM Denpasar.

Berdasarkan data uji sampel jajanan anak sekolah dalam tiga tahun terakhir terjadi fluktuasi kenaikan dan penurunan yang signifikan. Pada tahun 2008, dari 14 SD yang dirazia terdapat 3 produk jajanan yang mengandung zat kimia berbahaya. Pada tahun berikutnya meningkat menjadi 17 produk, namun pada tahun 2010 turun menjadi 4 produk.

Jika anak-anak mengonsumsi zat berbahaya ini secara terus menerus, akan menimbulkan kerusakan ginjal, hati, hingga jantung di masa mendatang. "Kita informasikan kepada kepala sekolah, jika anak-anak ingin jajan hindarilah warna warna mencolok," imbau Corry.

Jajanan berwarna mencolok biasanya menggunakan pewarna pakaian yang mengandung zat kimia rodhamine. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.