Masih di ICU RS Polri, Sidang Anand Ditunda

Kompas.com - 22/03/2011, 13:41 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses persidangan terdakwa kasus pelecehan seksual, Anand Khrisna, ditunda hingga tokoh spiritual lintas agama ini dapat hadir kembali. Keputusan ini diambil mengingat Anand Khrisna masih terbaring di Ruang ICU Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.

"Untuk sementara proses persidangan dipending dahulu hingga Pak Anand bisa datang kembali ke persidangan. Jadi, kami juga belum tahu kapan sidang lanjutannya," ungkap Kuasa Hukum Anand Khrisna, Dwi Ria Latifa ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (22/3/2011).

Ia juga memberi tanggapan bahwa putusan majelis hakim menahan Anand Khrisna hingga pembacaan vonis itu merupakan suatu hal yang janggal. Hakim tampak berat sebelah dalam menangani kasus ini. "Kenapa harus ditahan? Selama ini Pak Anand selalu hadir ke persidangan dan tidak menyulitkan. Tidak ada alasan sama sekali untuk menahannya," ujar Ria.

Ria juga mengungkapkan bahwa keputusan yang diambil majelis hakim pada persidangan hari Rabu (9/3/2011) itu hanya berdasarkan kesaksian dari beberapa saksi. Padahal masih banyak saksi yang belum diperiksa dan memberikan kesaksiannya.

Seperti diberitakan, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengambil keputusan untuk menahan Anand Khrisna di Rumah Tahanan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur hingga pembacaan vonis. Keputusan ini mengejutkan pihak Anand Khrisna. Bahkan Anand sempat pingsan hingga akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta untuk dirawat.

Anand kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit RS Soekanto (Polri), Kramat Jati,  Jakarta Timur pada Kamis (17/3/2011) pagi. Sampai berita ini diturunkan, Anand Khrisna masih melakukan aksi mogok makan sebagai tanda protes terhadap putusan majelis hakim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.