Anand Minta Hakim Diganti

Kompas.com - 29/03/2011, 19:03 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak Anand meminta hakim yang menangani persidangan diganti. Keluarga Anand menilai hakim berat sebelah. "Untuk persidangan selanjutnya, kami mau hakim diganti. Kuasa hukum ayah sekarang sedang mengusahakannya," ujar putra Anand Krishna, Prashant Gangtani, yang dihubungi Kompas.com, Selasa (29/3/2011).

Senada dengan yang diucapkan kuasa hukum Anand, Dwi Ria Latifa, Prashant mengatakan bahwa surat aduan tentang hakim yang memihak dan permintaan ganti hakim sudah dikirimkan kepada Ketua Muda Bidang Pengawasan Mahkamah Agung, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, dan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Kami berharap dengan surat tersebut maka hakim benar akan diganti sehingga persidangan berjalan semestinya," ungkapnya.

Pihak Anand sangat kecewa dengan putusan hakim menahan Anand di Rutan Klas I Cipinang, Jakarta Timur, sampai pembacaan vonis. Selama ini, Anand sangat kooperatif dan tidak pernah mangkir dari sidang. Oleh karena itu, keputusan hakim tersebut pun dinilai tidak independen oleh pihak Anand.

Sebelumnya, Anand Krishna merupakan terdakwa kasus pelecehan seksual terhadap Tara Pradipta Laksmi. Tanpa menunggu proses persidangan tuntas dan hanya berdasarkan kesaksian beberapa saksi, hakim mengambil keputusan untuk menahan pemilik Yayasan Anand Ashram ini. Anand sempat pingsan dan hingga kini masih dirawat di Ruang Cendrawasih III RS Polri Sukanto, Jakarta Timur. Bahkan, Anand juga melakukan aksi mogok makan sebagai bentuk protes terhadap putusan majelis hakim yang dirasa tidak adil.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerindra Kini di Koalisi Jokowi, Cawagub DKI dari PKS Diyakini Bakal Terjungkal

Gerindra Kini di Koalisi Jokowi, Cawagub DKI dari PKS Diyakini Bakal Terjungkal

Megapolitan
Fraksi PSI: Kontraktor Revitalisasi Monas Kurang Meyakinkan

Fraksi PSI: Kontraktor Revitalisasi Monas Kurang Meyakinkan

Megapolitan
Warga Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran karena Gorong-gorong Mampet

Warga Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran karena Gorong-gorong Mampet

Megapolitan
Diduga Tersambar Kereta, Mayat Tergeletak Dekat Stasiun Taman Kota

Diduga Tersambar Kereta, Mayat Tergeletak Dekat Stasiun Taman Kota

Megapolitan
Dua Calon Baru Diajukan, DPRD Janji Kebut Pemilihan Wagub DKI

Dua Calon Baru Diajukan, DPRD Janji Kebut Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Polisi Periksa Orangtua hingga Guru Siswi SMP yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah

Polisi Periksa Orangtua hingga Guru Siswi SMP yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik Klinik Suntik Stem Cell Ilegal di Kebayoran Lama

Polisi Tangkap Pemilik Klinik Suntik Stem Cell Ilegal di Kebayoran Lama

Megapolitan
Gerindra dan PKS Serahkan Nama Dua Calon Wagub DKI ke Gubernur Anies

Gerindra dan PKS Serahkan Nama Dua Calon Wagub DKI ke Gubernur Anies

Megapolitan
Polisi Sebut Motor Pengemudi Ojol yang Dirampas 10 Debt Collector Belum Sampai di Gudang Leasing

Polisi Sebut Motor Pengemudi Ojol yang Dirampas 10 Debt Collector Belum Sampai di Gudang Leasing

Megapolitan
Hujan 3 Jam, Perumahan di Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran

Hujan 3 Jam, Perumahan di Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran

Megapolitan
Politisi Gerindra Riza Patria Siap Tinggalkan DPR jika Jadi Calon Wagub DKI

Politisi Gerindra Riza Patria Siap Tinggalkan DPR jika Jadi Calon Wagub DKI

Megapolitan
Kejar 10 Orang yang Rampas Motor Pengemudi Ojol, Polisi Libatkan Pihak Leasing

Kejar 10 Orang yang Rampas Motor Pengemudi Ojol, Polisi Libatkan Pihak Leasing

Megapolitan
Pelecehan Seksual di Jatinegara Terekam CCTV, Mondar-mandir Cari Mangsa di Gang Rawan Kriminal

Pelecehan Seksual di Jatinegara Terekam CCTV, Mondar-mandir Cari Mangsa di Gang Rawan Kriminal

Megapolitan
Ribet Banget Drama Gerindra dan PKS Pilih Wagub DKI

Ribet Banget Drama Gerindra dan PKS Pilih Wagub DKI

Megapolitan
Siwi Sidi Laporkan Akun @digeeembok, Polisi akan Periksa 11 Saksi Termasuk Staf Garuda Indonesia

Siwi Sidi Laporkan Akun @digeeembok, Polisi akan Periksa 11 Saksi Termasuk Staf Garuda Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X