Anand Krishna Keluar Rumah Sakit

Kompas.com - 30/03/2011, 17:58 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Anand Krishna dibawa kembali ke Rumah Tahanan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, pada pukul 15.45 WIB, Rabu (30/3/2011). Setelah dirawat di Rumah Sakit Polri Sukanto, Jakarta Timur, pihak rumah sakit menyatakan Anand bisa keluar dari rumah sakit meski yang bersangkutan mengaku masih lemah.

"Hari ini saya akan dibawa ke Rutan Cipinang. Kondisi saya masih lemas karena 22 hari saya melakukan aksi mogok makan," ujar Anand kepada Kompas.com, Rabu (30/3/2011). Ia juga menambahkan, aksinya ini akan terus dilanjutkan meski dia ditahan di rutan.

Kekecewaannya terhadap putusan hakim yang dinilai tidak independen berusahan ditunjukkan dengan aksi mogok makannya tersebut. "Saya tidak mau emosional. Oleh karena itu, saya mogok makan demi menuntut keadilan. Apa yang saya lakukan sekarang juga demi keadilan yang harus ditegakkan," ujarnya.

Kuasa hukum Anand Krishna, Arif Fadillah Arifin, juga menuturkan bahwa keputusan kliennya keluar dari rumah sakit sepenuhnya ditentukan oleh Rumah Sakit Polri Sukanto, Jakarta Timur. Ia mengatakan, kondisi Anand masih sangat lemas dan tidak stabil sampai sekarang ini.

"Semuanya keputusan dari rumah sakit. Kami hanya mengikuti saja. Padahal kondisi klien saya sendiri masih lemah," ucap Arif kepada Kompas.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anand Krishna merupakan terdakwa kasus pelecehan seksual atas Tara Pradipta Laksmi. Kemudian pada persidangan Rabu (9/3/2011), majelis hakim menimbang bahwa pemilik Yayasan Anand Ashram ini didakwa melakukan tindak pidana seperti diatur dalam Pasal 290 ayat (1) KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) atau melakukan tindak pidana seperti diatur dalam Pasal 294 ayat (2) ke-2 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP, menimbang bahwa persidangan telah mendengarkan saksi-saksi. Kemudian, majelis juga menimbang untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut maka perlu mengeluarkan penetapan penahanan.

Menanggapi putusan tersebut, sampai sekarang Anand melakukan aksi mogok makan. Anand sempat dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan hingga kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Polri Sukanto, Jakarta Timur pada hari Kamis (17/3/2011). Ia menghuni ruang Intensive Care Unit (ICU) lalu dipindahkan ke Ruang Cendrawasih III pada Kamis (24/3/2011).



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Megapolitan
Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

Megapolitan
Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X