Mereka Berlomba Mengambil Telur Rebus...

Kompas.com - 22/04/2011, 19:17 WIB
EditorI Made Asdhiana

SEMARANG, KOMPAS.com - Mau cari tempat rekreasi asyik bagi keluarga dan anak-anak di Kota Semarang? Datang saja ke wahana Water Blaster. Tidak saja asyik bermain plorotan di wahana Anakonda, permainan ketangkasan di wahana Ninja Warior atau di 12 wahana permainan bernuansa air lainnya, namun pada libur Paskah kali ini, wahana air terbesar di kota Semarang itu juga menggelar lomba berburu telur rebus.

Yang menjadi tantangan, lomba ambil telur rebus yang diperuntukan bagi anak usia Taman Kanak-kanan dan Sekolah Dasar (SD) dilakukan di dalam air. Tidak saja anak-anak, tapi dalam lomba diberi waktu 10 menit itu, juga membuat orang tua peserta lomba ikut berlarian mencari telur yang disebar panitia di dalam kolam renang seluas 100 meter persegi itu.

"Telur yang dicari ada dua varian satu telur asli dan ada telur mainan yang terbuat dari gypsum," ujar Direktur operasional Water Blaster, Sumitro.

Lomba ambil telur, imbuh dia, merupakan permainan untuk menambah keceriaan anak pada saat merayakan liburan Paskah. "Lomba digelar agar liburan Paskah di kota Semarang bisa lebih asyik," tambahnya.

Aneka lomba yang digelar merupakan hal yang membedakan wahana rekreasi Water Blaster dengan permainan serupa yang mulai marak di Jawa Tengah. "Diperkirakan, jumlah peserta tomba mencapai 150 anak," katanya.

Geovani salah satu perserta lomba berburu telur dari kelompok SD mengaku, senang dengan permainan telur di dalam air. Jika di sekolah lomba dilakukan di darat. Tapi, lomba di sini dilakukan di dalam air. "Asyik tapi susah soalnya telur ditenggelamkan," ujar Geovani memenangi perlombaan dengan 11 telur yang diperolehnya.

Tidak saja lomba ambil telur, dalam rangkain liburan Paskah, berbagai lomba seperti menghias telur, lomba menggambar dan lomba mewarnai  juga dilaksanakan di wanaha hiburan air tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Hewan Kurban dari Luar Jakarta Wajib Punya SIKM dan Ajukan Perizinan

Pedagang Hewan Kurban dari Luar Jakarta Wajib Punya SIKM dan Ajukan Perizinan

Megapolitan
Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Megapolitan
Unilever: Penutupan Sementara Pabrik Tak Pengaruhi Pasokan Produk untuk Konsumen

Unilever: Penutupan Sementara Pabrik Tak Pengaruhi Pasokan Produk untuk Konsumen

Megapolitan
Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Megapolitan
19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Megapolitan
Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Megapolitan
265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Megapolitan
KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

Megapolitan
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Megapolitan
Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Megapolitan
KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Tambah 198, Total 11.680 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 2 Juli: Tambah 198, Total 11.680 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pastikan Tak Ada Lagi Penggunaan Kantong Plastik, Pengelola Pasar Cibubur Sidak Pedagang

Pastikan Tak Ada Lagi Penggunaan Kantong Plastik, Pengelola Pasar Cibubur Sidak Pedagang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X