Uskup Agung Ajak Umat Berbela Rasa

Kompas.com - 24/04/2011, 16:31 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com — Uskup Agung Jakarta Monsinyur (Mgr) Ignatius Suharyo mengharapkan umat Katolik Jakarta menjadi pembawa kedamaian melalui sikap berbela rasa terhadap mereka yang berkekurangan. Hal itu disampaikan dalam pesan Paskah melalui khotbah misa Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (24/4/2011).

"Menjadi pengikut Kristus berarti menjadi manusia yang mampu berbagi hidup, berbela rasa dengan sesama manusia terutama mereka yang berkekurangan," kata Suharyo, pemimpin umat Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dalam khotbah misa ketiga perayaan Kebangkitan Kristus.

Lebih lanjut Uskup Agung Jakarta ini meminta kepada 3.000 umat yang hadir saat itu untuk mewujudkan keteladan hidup Kristus dalam kehidupan sehari-hari dengan kerelaan berbagi hidup, baik dalam wujud material maupun moril tanpa memandang latar belakang seseorang. Penyampaian Mgr Haryo, sapaannya, sejalan dengan tema Paskah tahun ini: "Mari Berbagi, Menuju Perwujudan Diri Sejati".

Misa hari raya Paskah di Gereja Katedral KAJ rencananya akan dilangsungkan sebanyak lima kali. Setelah misa ketiga yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung KAJ, masih ada misa keempat dan kelima pukul 18.00 ini.

Saat temu media usai misa, Suharyo mengungkapkan rasa syukur karena perayaan Pekan Suci umat Katolik berlangsung lancar. Hal itu juga berkat dukungan aparat keamanan.

Adapun menurut Komisaris JR Sitinjak, Kepala Polsek Sawah Besar, sebanyak 173 aparat kepolisian dan Banser NU diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan Perayaan Pekan Suci di Gereja Katedral Jakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengangkatan Sampah Kayu di Kali Bekasi Terkendala Alat Berat

Pengangkatan Sampah Kayu di Kali Bekasi Terkendala Alat Berat

Megapolitan
[UPDATE] Depok Catat 2.157 Kasus Aktif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

[UPDATE] Depok Catat 2.157 Kasus Aktif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
1.968 Titik Tali Air di Jakarta Utara Rusak, Kini sedang Diperbaiki

1.968 Titik Tali Air di Jakarta Utara Rusak, Kini sedang Diperbaiki

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Juga Pernah Membegal Pesepeda

Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Juga Pernah Membegal Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 1 Desember: Tambah 1.058 Kasus Covid-19 di Jakarta, 10.128 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 1 Desember: Tambah 1.058 Kasus Covid-19 di Jakarta, 10.128 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Sudah 4 Kali Beraksi Sejak 2017

Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Sudah 4 Kali Beraksi Sejak 2017

Megapolitan
Gaji Anggota DPRD DKI Diusulkan Rp 8,38 Miliar Per Tahun pada 2021

Gaji Anggota DPRD DKI Diusulkan Rp 8,38 Miliar Per Tahun pada 2021

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Pembahasan APBD 2021 Disebut Tetap Berjalan

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Pembahasan APBD 2021 Disebut Tetap Berjalan

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies dan Riza Patria Akan Jalankan Isolasi Mandiri Dua Minggu

Positif Covid-19, Anies dan Riza Patria Akan Jalankan Isolasi Mandiri Dua Minggu

Megapolitan
Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

Megapolitan
Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

Megapolitan
Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Megapolitan
Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Megapolitan
Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Megapolitan
Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X