Menyusui Tak Sekadar Memberi ASI

Kompas.com - 30/04/2011, 19:55 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Menyusui bukan sekedar memberikan makan untuk bayi, tetapi juga mengalirkan cinta, memberikan yang terbaik untuk bayi dari segi intelegensia, dan kesehatan lahir batin.

Hal tersebut menjadi tema besar perayaan hari ulang tahun Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) yang keempat. Menurut Mia Sutanto, Ketua Umum AIMI, pada ulang tahun yang keempat ini, AIMI ingin menyadarkan masyarakat bahwa menyusui itu tidak sekedar memberi ASI.

"Justru sekarang yang banyak diangkat itu ASI nya bahwa ASI itu bagus untuk kecerdasan, kesehatan bayi. Tetapi yang sering terlupakan oleh masyarakat bahwa kegiatan menyusui manfaatnya juga luar biasa," katanya, dalam perayaan HUT AIMI ke-4 dengan tema "Menyusui, Lebih dari Sekedar ASI", Sabtu, (30/4/2011).

Mia melanjutkan, kegiatan menyusui itu bisa juga melibatkan dekapan, belaian, berbicara, bernyanyi dan bersenandung dengan si bayi. "Itu semua adalah value added dari kegiatan menyusui itu," tambahnya.

Mia menilai, kesadaran para ibu untuk memberikan ASI, belakangan ini sudah lebih baik. Namun kurangnya sosialisasi, edukasi dan dukungan seringkali menyebabkan ibu kurang menyadari pentingnya pemberian ASI eksklusif.

"Gencarnya promosi produk-produk pengganti ASI, itu semua yang sedikitnya banyak memberikan tantangan buat si ibu untuk bisa secara full memberikan ASI kepada buah hati," jelasnya.

Mengutip data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, Mia mengatakan, angka pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan cenderung turun sebesar 32 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Sedangkan menurut laporan SDKI tahun 2003 itu 40 persen, jadi turun sekitar 6-8 poin," pungkasnya.

Mia mengungkapkan, sebagai wujud syukur di usia AIMI yang ke-empat, serangkaian acara sosialiASI dan konseling laktasi gratis akan diselenggarakan AIMI tidak hanya di Jakarta, tetapi di seluruh cabang AIMI (Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur). "Kami ingin membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang ASI dan menyusui benar," tutupnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Berkebutuhan Khusus yang Dipasung dan Terbakar di Tangsel Pernah Ditangani Dinas Sosial

Anak Berkebutuhan Khusus yang Dipasung dan Terbakar di Tangsel Pernah Ditangani Dinas Sosial

Megapolitan
Selain karena Digugat Cerai Istri, Ini Motif Lain HF Nekat Bakar Diri

Selain karena Digugat Cerai Istri, Ini Motif Lain HF Nekat Bakar Diri

Megapolitan
Kasatpol PP Jakbar Benarkan Ada Anak Buahnya Diduga Bobol Dana Bank DKI

Kasatpol PP Jakbar Benarkan Ada Anak Buahnya Diduga Bobol Dana Bank DKI

Megapolitan
Tak ingin Terburu-buru, DPRD DKI Belum Jadwalkan Rapat Anggaran

Tak ingin Terburu-buru, DPRD DKI Belum Jadwalkan Rapat Anggaran

Megapolitan
Warga Korban Penggusuran di Sunter Mengaku Tidak Pernah Ditawari Rusun

Warga Korban Penggusuran di Sunter Mengaku Tidak Pernah Ditawari Rusun

Megapolitan
Perjalanan Kereta Ditambah Mulai Desember 2019, Selang Waktu Tiba KRL Bekasi pada Jam Sibuk 11 Menit

Perjalanan Kereta Ditambah Mulai Desember 2019, Selang Waktu Tiba KRL Bekasi pada Jam Sibuk 11 Menit

Megapolitan
Per Desember 2019, KCI Tambah 112 Perjalanan KRL secara Bertahap

Per Desember 2019, KCI Tambah 112 Perjalanan KRL secara Bertahap

Megapolitan
Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Keluarga Korban Kebakaran di Tangsel Sempat Sulit Cari Kontrakan

Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Keluarga Korban Kebakaran di Tangsel Sempat Sulit Cari Kontrakan

Megapolitan
Kadishub DKI: Semua Ruas Jalan Protokol di Jakarta Layak Diterapkan ERP

Kadishub DKI: Semua Ruas Jalan Protokol di Jakarta Layak Diterapkan ERP

Megapolitan
Pelaku Penyiraman Air Keras Diduga Sasar Perempuan karena Kurang Perhatian sang Kakak

Pelaku Penyiraman Air Keras Diduga Sasar Perempuan karena Kurang Perhatian sang Kakak

Megapolitan
Polresta Tangerang Bentuk Satgas untuk Cegah Judi Pilkades

Polresta Tangerang Bentuk Satgas untuk Cegah Judi Pilkades

Megapolitan
Anggota Fraksi PDI-P Sebut Penggusuran di Sunter Tak Sesuai Janji Kampanye Anies

Anggota Fraksi PDI-P Sebut Penggusuran di Sunter Tak Sesuai Janji Kampanye Anies

Megapolitan
Pembongkaran di Sunter Agung Terus Berlangsung, Warga dan Satpol PP Terlibat Cekcok

Pembongkaran di Sunter Agung Terus Berlangsung, Warga dan Satpol PP Terlibat Cekcok

Megapolitan
Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun 2020, Ini Syarat dan Cara Pindah Kelas

Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun 2020, Ini Syarat dan Cara Pindah Kelas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Alokasikan 25 Persen APBD di Sektor Pendidikan

Pemkot Tangerang Alokasikan 25 Persen APBD di Sektor Pendidikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X