Bundaran HI Jadi Lautan Buruh

Kompas.com - 01/05/2011, 10:24 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Bertepatan dengan Hari Buruh Sedunia, Minggu (1/5/2011), ribuan buruh berkumpul melakukan aksi damai di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Direncanakan bakal ada lebih-kurang 60.000 orang dari 67 serikat buruh Jabodetabek dan sekitarnya yang tergabung dalam Komite Aksi Jaminan Sosial bergabung sepanjang hari ini.

Beberapa di antaranya Serikat Pekerja Pos Indonesia BUMN, Aliansi Petani Indonesia, Perhimpunan Pekerja Perempuan Indonesia, dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia yang berjumlah paling banyak, yaitu 30.000 orang. Mereka membawa ribuan spanduk dan bendera masing-masing serikat. Mereka telah berkumpul sejak pukul 06.00 pagi tadi. Rencananya pukul 11.00 nanti para buruh ini akan melanjutkan aksi berjalan kaki sampai ke Istana Negara.

"Pada hari ini kami menuntut agar pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Nasib kami selama ini belum diperhatikan dengan baik. Pemerintah tampak tidak serius untuk memberikan jaminan sosial bagi buruh," ungkap Sekjen Komite Aksi Jaminan Sosial Said Iqbal di Bundaran HI, Minggu.

Mereka juga akan menagih janji Presiden SBY yang setahun lalu pada tanggal yang sama untuk memerhatikan nasib buruh. Iqbal menyatakan, kaum buruh kecewa dengan Presiden yang tidak menunjukkan janjinya setahun yang lalu.

"Pekerja kontrak, pekerja outsourcing, dan semua pekerja lainnya harus dilindungi oleh pemerintah. Kalau Presiden tidak juga mengesahkan RUU BPJS dan memerhatikan nasib buruh, sebaiknya Presiden turun saja," ujarnya.

Sementara itu, tampak beberapa bus pariwisata terus mendatangi tempat ini membawa serikat buruh dari Banten dan Tangerang. Mereka bernyanyi dan meneriakkan beberapa yel-yel buruh. Tak peduli panas semakin menyengat siang ini, para anggota serikat buruh ini tampak tetap bersemangat. Mereka memakai baju berwarna-warni.

Berdasarkan pemantauan Kompas.com, kemacetan kecil terjadi di sekitar Bundaran HI. Namun, pihak kepolisian sudah dapat mengamankan lalu lintas. Sekitar lebih-kurang 10.000 petugas keamanan berjubel di sekitar aksi damai tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.