Dibahas, Pembatasan Truk di Tol Dalam Kota

Kompas.com - 09/05/2011, 13:24 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan pengalihan arus angkutan berat melewati tol lingkar luar atau Jakarta Outering Road (JORR) mulai Kamis (5/5/2011) hingga Senin (9/5/2011) dinilai cukup efektif mengurangi kemacetan di tol dalam kota. Untuk itu, pemerintah daerah DKI Jakarta berencana akan mematenkan peraturan tersebut. 

"Hari ini kami koordinasi lagi dengan Polda Metro Jaya soal realisasi pengalihan truk," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, Senin (9/5/2011), saat dihubungi wartawan. 

Selain dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, koordinasi juga dilakukan bersama dengan Pelindo, Kementrian Keuangan (Dirjen Bea Cukai), Kementerian Perekonomian, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pekerjaan Umum. "Tujuan rapat koordinasi agar ada kesepakatan untuk segera diberlakukan kebijakan ini. Karena cukup efektif mengatasi antrean kendaraan dan kemacetan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Royke Lumowa. 

Sebelumnya, Polda dan Pemprov DKI sudah mengajukan usulan pembatasan operasional truk pada pukul 22.00-06.00. Namun, pihak Pelindo masih berkeberatan lantaran penerapan kebijakan ini dikhawatirkan bisa menganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok. 


Penerapan kebijakan tersebut diyakini mampu mengurangi kemacetan di ibukota. Pristono menyebutkan, hal ini berkaca dari pelaksanaan pengalihan arus angkutan berat selama KTT ASEAN, tingkat kemacetan di ibukota berkurang sebanyak 30 persen.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X