Kasus Gayus Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kompas.com - 30/05/2011, 13:02 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Bareskrim Polri melakukan pelimpahan tahap II terkait perkara dugaan penyuapan Kompol Iwan Siswanto, mantan Kepala Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, yang dilakukan tersangka Gayus Halomoan Tambunan, mantan pegawai Ditjen Pajak.

"Sekarang lagi dilimpahkan. Kita lagi di Kejaksaan Agung. Habis ini ke Kejaksaan Negeri Depok," kata Dion Pongkor, penasihat hukum Gayus ketika dihubungi Kompas.com, Senin ( 30/5/2011 ).

Dion mengatakan, menurut pihak kejaksaan, perkara suap Iwan dan kasus dugaan gratifikasi dan pencucian uang senilai Rp 100 miliar akan disatukan dalam satu dakwaan. Nantinya, kata dia, dua kasus itu akan disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta.

Seperti diketahui, perkara gratifikasi dan pencucian uang telah dilimpahkan kepolisian terlebih dulu ke kejaksaan. Begitu pula perkara Gayus lain yakni dugaan pemalsuan paspor atas nama Sony Laksono. Kasus itu akan disidangkan di Pengadilan Negeri Tanggerang.

Terkait perkara dugaan penyuapan Iwan, menurut jaksa, Gayus menyerahkan suap total Rp 264 juta setelah diberikan izin keluar masuk sel tanpa prosedur sebanyak 78 kali sejak Juni 2010 sampai 5 November 2010 . Saat itu, Gayus menyandang status tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Jaksa telah menuntut Iwan penjara selama enam tahun serta membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan di Pengadilan Tipikor Bandung.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jokowi Minta Kepala BNPB Terus Ingatkan Masyarakat soal Disiplin Protokol Kesehatan

    Jokowi Minta Kepala BNPB Terus Ingatkan Masyarakat soal Disiplin Protokol Kesehatan

    Nasional
    Sebaran 9.868 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

    Sebaran 9.868 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

    Nasional
    UPDATE 13 Juni: 11.568.443 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    UPDATE 13 Juni: 11.568.443 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    Nasional
    UPDATE 13 Juni: Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia Mencapai 108.997

    UPDATE 13 Juni: Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia Mencapai 108.997

    Nasional
    UPDATE 13 Juni: Ada 113.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 13 Juni: Ada 113.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 13 Juni: 70.468 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

    UPDATE 13 Juni: 70.468 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

    Nasional
    Survei: Masyarakat yang Puas terhadap Jokowi Cenderung Pilih Ganjar Pranowo sebagai Capres

    Survei: Masyarakat yang Puas terhadap Jokowi Cenderung Pilih Ganjar Pranowo sebagai Capres

    Nasional
    UPDATE: Tambah 149, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 52.879

    UPDATE: Tambah 149, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 52.879

    Nasional
    UPDATE: Tambah 4.655, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.745.091

    UPDATE: Tambah 4.655, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 1.745.091

    Nasional
    UPDATE: Tambah 9.868, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.911.358

    UPDATE: Tambah 9.868, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.911.358

    Nasional
    Dedikasi Toeti Heraty: Guru Besar, Penyair, dan Pendiri Jurnal Perempuan

    Dedikasi Toeti Heraty: Guru Besar, Penyair, dan Pendiri Jurnal Perempuan

    Nasional
    Mengenang Sosok Toeti Heraty: Profesor, Penyair, hingga Demonstran

    Mengenang Sosok Toeti Heraty: Profesor, Penyair, hingga Demonstran

    Nasional
    Survei SMRC: Jika Pileg Digelar Sekarang, PDI-P Raih Suara Tertinggi

    Survei SMRC: Jika Pileg Digelar Sekarang, PDI-P Raih Suara Tertinggi

    Nasional
    YLBHI: Yang Tidak Berwawasan Kebangsaan Itu Firli Bahuri

    YLBHI: Yang Tidak Berwawasan Kebangsaan Itu Firli Bahuri

    Nasional
    Survei SMRC: Prabowo Subianto Terpilih Jadi Presiden jika Pemilihan Digelar Hari Ini

    Survei SMRC: Prabowo Subianto Terpilih Jadi Presiden jika Pemilihan Digelar Hari Ini

    Nasional

    Video Rekomendasi

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X