Selama Juni, 24 Kendaraan Digondol Maling

Kompas.com - 23/06/2011, 00:48 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Subdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap kejahatan pencurian mobil pada bulan Juni 2011. Dari hasil pengungkapan ini, berhasil dibekuk tujuh orang pelaku dan 23 mobil.

Pelaku ditangkap di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pelaku terdiri dari beberapa kawanan yang berbeda dan di antaranya juga ada yang residivis dalam kasus yang sama. Ketujuh pelalu yakni, ET (43), DF (37), FZ (29), SY (53), AS (45), AR (39), dan HR (35).

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Herry Rudolf Nahak mengatakan, pelaku memiliki tiga modus yang sering dipakai untuk menggondol mobil korban.

"Modusnya berbeda-beda. Pertama, ada pelaku yang melakukan pembiusan terhadap sopir kendaraan sewa, ada yang melamar jadi sopir kemudian mobilnya dibawa kabur, ada juga yang membawa kabur kendaraan sewa, penggelapan kendaraan," ujar Herry.

Salah satu pelaku, ET, mengakui melakukan aksinya dengan modus penggelapan. Sementara DF, FZ, SY, AS, merupakan pelaku yang menyamar menjadi sopir. Sedangkan AR dan HR merupakan pelaku pembiusan.

Setelah mobil diambil, pelaku kemudian menjualnya kepada penadah dengan memalsukan STNK dan BPKB. Selanjutnya, mobil-mobil ini dijual dengan harga di bawah rata-rata. Misalnya, Xenia dan Avanza dijual dengan harga Rp 20 juta-Rp 30 juta.

Herry mengimbau kepada pemilik kendaraan yang merasa kehilangan agar segera melapor ke Polda Metro Jaya mambawa bukti kepemilikan. "Kalau benar dokumennya akan langsung kami serahkan saat itu juga. Tidak ada pungutan uang, karena ini kewajiban kami," ucapnya.

Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya Suyudi Ario Seto mengungkapkan, upaya pencegahan yang bisa dilakukan pemilik kendaraan ialah mengenal latar balakang sopir pribadi yang akan direkrut.

"Sebaiknya dia tahu identitas dan lainnya. Minimnal polisi bisa melakukan penyelidikan kalau terjadi pencurian," ujarnya.

Suyudi mengatakan, pemasangan Global Positioning System (GPS) sangat perlu untuk kendaraan yang akan direntalkan. "GPS perlu terutama untuk mobil-mobil rental dan ini memudahkan pekerjaan polisi," ujarnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Ledakan karena Kebocoran Gas Melon di Bekasi

5 Fakta Ledakan karena Kebocoran Gas Melon di Bekasi

Megapolitan
205 Pohon di Monas yang Akan Dipindahkan Menghilang, Ada Di Mana?

205 Pohon di Monas yang Akan Dipindahkan Menghilang, Ada Di Mana?

Megapolitan
Duduk Perkara Pernyataan Menteri Yasonna hingga Didemo Warga Tanjung Priok

Duduk Perkara Pernyataan Menteri Yasonna hingga Didemo Warga Tanjung Priok

Megapolitan
Kelenteng Boen Tek Bio, Simbol Toleransi di Tengah Pasar Lama Kota Tangerang

Kelenteng Boen Tek Bio, Simbol Toleransi di Tengah Pasar Lama Kota Tangerang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Yasonna Vs Warga Tanjung Priok | Aksi Heroik Sopir Truk Kejar Perampok

[POPULER JABODETABEK] Yasonna Vs Warga Tanjung Priok | Aksi Heroik Sopir Truk Kejar Perampok

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Jabodetabek Hujan Kamis Siang

BMKG: Mayoritas Jabodetabek Hujan Kamis Siang

Megapolitan
Kemacetan di Depan Stasiun Poris Kota Tangerang Bikin Pengendara Emosi

Kemacetan di Depan Stasiun Poris Kota Tangerang Bikin Pengendara Emosi

Megapolitan
Terjebak Macet Saat Kabur, Jambret di Depok Ditangkap Polisi

Terjebak Macet Saat Kabur, Jambret di Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Diimingi Peran Figuran, Seorang Remaja Jadi Korban Pencabulan Agensi Gadungan

Diimingi Peran Figuran, Seorang Remaja Jadi Korban Pencabulan Agensi Gadungan

Megapolitan
Petugas Sudinhub Jaksel Tolong Ibu Hamil Muda dengan Mobil Derek

Petugas Sudinhub Jaksel Tolong Ibu Hamil Muda dengan Mobil Derek

Megapolitan
Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Megapolitan
Pengelola Belum Tahu Nasib Taman Rusa dalam Revitalisasi Monas

Pengelola Belum Tahu Nasib Taman Rusa dalam Revitalisasi Monas

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Megapolitan
Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X