Dengan Satu Kaki ke Puncak Elbrus

Kompas.com - 28/07/2011, 13:08 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski belum pernah mendaki gunung es, Sabar yang hanya memiliki satu kaki menargetkan mampu mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Elbrus, Rusia, tepat pada 17 Agustus 2011. Tidak tanggung-tanggung, untuk mewujudkan ambisinya itu, Sabar akan menempuh jalur tersulit menuju puncak, yakni jalur utara.

Sabar, yang belum lama ini memanjat tugu Selamat Datang di Jakarta, mengaku terdorong mendaki Elbrus karena melihat banyak pendaki dengan anggota tubuh normal bisa mencapai puncak gunung es. "Dengan hanya satu kaki, saya ingin mencobanya. Mohon doa restu," katanya, Kamis (27/7/2011), dalam jumpa pers di Kantor Presiden.

Hal tersebut disampaikannya seusai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hadir pula dalam pertemuan tersebut, antara lain, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi A Mallarangeng dan Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.

Sabar menjajal Elbrus dengan didampingi Budi Cahyono yang sudah cukup sering mendaki gunung es di Eropa. Budi juga mengaku beberapa kali menjadi pemandu pendakian Jayawijaya di Papua.

Sabar dan Budi akan meninggalkan Indonesia menuju Rusia pada 7 Agustus 2011. Pendakian gunung yang ketinggiannya diperkirakan mencapai hampir 6.000 meter itu rencananya dimulai pada 11 Agustus. Suhu selama proses pendakian bisa mencapai minus 40 derajat celsius.

"Kami akan melewati jalur klasik, yakni jalur utara, yang lebih sulit dan panjang. Jalur selatan yang menyediakan hotel, cable car, dan sebagainya tidak bisa dipakai akibat kondisi keamanannya yang kurang baik," kata Budi.

Pada 16 Agustus, Sabar dan Budi berharap sudah dapat mencapai base camp tertinggi sebelum puncak. Pada saat itu, Sabar dan Budi berharap dapat melakukan komunikasi dengan Presiden Yudhoyono. Keesokan harinya atau pada 17 Agustus 2011, bertepatan dengan peringatan 66 tahun Kemerdekaan RI, Sabar dan Budi bakal mengibarkan Merah Putih di Puncak Elbrus.

Setelah Elbrus, Sabar merencanakan untuk mendaki gunung tertinggi di Afrika, yakni Kilimanjaro. Pendakian direncanakan dilakukan pada Oktober, bertepatan dengan bulan Sumpah Pemuda. Pendakian yang dilakukan oleh Sabar mendapat dukungan dari Rakyat Merdeka Online.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.