Jangan Sampai Pemerkosaan di Angkot Jadi Teror Baru

Kompas.com - 16/09/2011, 12:17 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian didesak segera melakukan langkah cepat agar tidak terulang kasus pemerkosaan di dalam angkutan umum atau angkot di berbagai daerah, khususnya Jakarta. Jika tidak, pemerkosaan di angkot akan menjadi teror bagi kaum perempuan.

"Ini teror baru. Sulit diterima akal sehat. Polisi harus proaktif, razia semua itu (angkot). Jangan sampai itu jadi momok yang meneror. Kita harus pastikan Jakarta aman dan tempat lain," ucap Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPR, Kamis (16/9/2011).

Priyo dimintai tanggapan mengenai serangkaian kasus pemerkosaan di dalam angkot. Terakhir, seorang perempuan berinisial RS (27) diperkosa oleh empat orang secara bergiliran di dalam angkutan kota D-02 (Pondok Labu-Ciputat).

Priyo menilai, pemerkosaan beramai-ramai adalah perbuatan yang sangat tidak beradab. Dia mengaku marah membaca berita mengenai pemerkosaan itu. Politikus Partai Golkar itu berharap para pelaku diganjar hukuman seberat-beratnya untuk memberikan efek jera.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.