Siswa SMAN 6 Pukul Lima Orang Wartawan

Kompas.com - 19/09/2011, 14:50 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedatangan para wartawan untuk meminta pertanggung jawaban dari pihak SMA 6 Bulungan, Jakarta Selatan, terkait kasus pengeroyokan dan perampasan kaset yang dialami wartawan Trans7, Oktaviardi, berujung pada pemukulan lima orang wartawan. Mereka bernama Panca Syaukani (Media Indonesia), Aldi Gultom (Rakyat Merdeka), Wahyu (Radio Elshinta), dan Anton (stringer Metro TV).

"Saya dipukul saat mengambil gambar aksi ini," kata Panca di depan halaman SMA 6, Senin (19/9/2011). Belum ada pihak sekolah yang mau memberi keterangan seputar keributan maupun aksi pemukulan yang dilakukan siswa mereka kepada wartawan yang sedang melakukan aksi protes.

Sebelumnya, aksi protes digelar puluhan wartawan terkait dengan pemukulan yang dilakukan terhadap pelajar SMA 6 saat terjadi tawuran di depan sekolah mereka dengan SMA 70 Bulungan.

Wartawan Trans7, Oktaviardi, yang kebetulan sedang berada di lokasi tawuran, menjadi korban saat sedang mengambil gambar. Puluhan pelajar yang melihatnya langsung mengerubungi Oktaviardi dan mengambil paksa kaset liputannya. Saat ini kejadian yang dialami Okta sudah dilaporkan ke polisi.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

    Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

    Megapolitan
    Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

    Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

    Megapolitan
    Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

    Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

    Megapolitan
    Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

    Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

    Megapolitan
    Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

    Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

    Megapolitan
    Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

    Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

    Megapolitan
    Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

    Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

    Megapolitan
    Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

    Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

    Megapolitan
    Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

    Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

    Megapolitan
    Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

    Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

    Megapolitan
    Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

    Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

    Megapolitan
    Tabrakan di TMP Taruna Tangerang akibat Mobil Boks Terobos Lampu Merah

    Tabrakan di TMP Taruna Tangerang akibat Mobil Boks Terobos Lampu Merah

    Megapolitan
    JPO di Dekat Kantor Sudinhub Jakarta Utara Banyak Dilintasi Motor

    JPO di Dekat Kantor Sudinhub Jakarta Utara Banyak Dilintasi Motor

    Megapolitan
    Sekda DKI: Kami Gamang, Galau Kuadrat, KUA-PPAS 2020 Belum Disepakati Sampai Sekarang

    Sekda DKI: Kami Gamang, Galau Kuadrat, KUA-PPAS 2020 Belum Disepakati Sampai Sekarang

    Megapolitan
    Meski Dilaporkan ke Polisi, Ade Armando Tetap Bakal Kritik Anies

    Meski Dilaporkan ke Polisi, Ade Armando Tetap Bakal Kritik Anies

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X