Cegah Ranjau Paku, Polda Siagakan Intel

Kompas.com - 21/10/2011, 14:21 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Meningkatnya modus kejahatan penebaran paku di jalan raya cukup diwaspadai pihak Kepolisian Polda Metro Jaya. Petugas intelijen pun disiagakan untuk membekuk para pelaku tindak kejahatan tersebut.

"Aparat tak berseragam di polsektro dan polrestro akan diaktifkan untuk memantau titik-titik di mana sering terjadi tindak kejahatan ini," kata Kombes Baharudin Jafar, Kabid Humas Polda Metro Jaya, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/10/2011).

Menurut Djafar, aparat polsektro dan polrestro sejauh ini sudah mampu memetakan beberapa lokasi rawan penebaran paku. Paku-paku tersebut diduga sengaja ditebar oleh oknum-oknum pemilik tambal ban. Masalah yang dihadapi petugas adalah sulitnya membuktikan pelakunya.

"Kami sulit membuktikan mereka yang menebar paku," kata Baharudin. Pasalnya, kegiatan tersebut dilakukan secara tersembunyi di waktu menjelang subuh.

Atas dasar itu, dia berharap pihak polsektro dapat menyiagakan petugas tak berseragam di lokasi rawan pada waktu-waktu tersebut. Pihak kepolisian juga akan melakukan patroli rutin di sekitar wilayah rawan penebaran paku.

Pihak kepolisian juga telah menjalin kerja sama dengan pihak Satpol PP dalam operasi pemberantasan ranjau paku. Baharudin juga berharap pada informasi dari masyarakat yang menjadi korban dan menyaksikan aksi tebar paku.

Modus kejahatan ranjau paku mengincar para pengguna kendaraan bermotor. Namun, aksi ini dinilai bisa berdampak pada terjadinya kecelakaan lalu lintas dan berakibat fatal. "Karena korbannya kebanyakan sepeda motor," kata Baharudin.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

    15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

    Megapolitan
    Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

    Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

    Megapolitan
    BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

    BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

    Berita Foto
    Minta Anies Tak 'Tenggelamkan' Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

    Minta Anies Tak "Tenggelamkan" Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

    Megapolitan
    247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

    247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

    [POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

    Megapolitan
    Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

    Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

    Megapolitan
    BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

    BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

    Megapolitan
    Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

    Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

    Megapolitan
    Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

    Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

    Megapolitan
    [VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

    [VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

    Megapolitan
    Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

    Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

    Megapolitan
    Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

    Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

    Megapolitan
    Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

    Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

    Megapolitan
    Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

    Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X