September 2011, Penjualan Alam Sutera Tembus Rp 2,3 Triliun - Kompas.com

September 2011, Penjualan Alam Sutera Tembus Rp 2,3 Triliun

Kompas.com - 24/10/2011, 16:28 WIB

SERPONG, KOMPAS.com - Setelah merevisi target penjualan unit properti menjadi Rp 2,2 triliun, PT Alam Sutera Realty Tbk kembali berencana melakukan revisi target marketing sales menjadi Rp 2,5 triliun untuk tahun 2011. Hingga akhir September 2011, perseroan sukses membukukan penjualan unit properti sebesar Rp 2,328 triliun.

Keberhasilan Alam Sutera meraih angka penjualan sebesar itu ditopang kinerja perseroan yang sukses memasarkan produk-produk properti baik residensial maupun komersial. Berbagai proyek terbaru seperti rumah, ruko, kavling komersial dan residensial, serta apartemen dan gedung perkantoran memberikan kontribusi signifikan dalam hasil penjualan Alam Sutera.

“Hingga September 2011 ini, Alam Sutera kembali mencatat kesuksesan dengan memperoleh marketing sales Rp. 2,328 triliun. Keberhasilan meraih angka sebesar itu membuat kami memproyeksikan angka penjualan hingga Rp 2,5 triliun sampai akhir tahun 2011,” tutur Hendra Kurniawan, Sekretaris Perusahaan PT Alam Sutera Realty Tbk dalam siaran pers yang diterima Senin (24/10/2011) sore.

Hasil penjualan hingga September ini membuat penjualan Alam Sutera meningkat 69 persen dibanding tahun lalu. Dalam rentang waktu Januari – September 2010, Alam Sutera memperoleh marketing sales sebesar Rp. 1,377 triliun.

“Jika melihat kondisi sekarang dengan tingkat suku bunga yang rendah, kondisi makro ekonomi yang positif, dan tingginya pertumbuhan ekonomi nasional, sektor properti akan terus tumbuh positif seiring tingginya permintaan masyarakat terhadap produk residensial dan komersial ke depan,” tambah Lilia Sukotjo, Direktur Pemasaran PT Alam Sutera Realty Tbk.

PT Alam Sutera Realty Tbk juga baru saja melakukan peluncuran perdana area residensial terbaru yang bernama Suvarna Padi. Kawasan residensial seluas sekitar 28 hektare ini menawarkan pilihan tipe unit rumah dalam cluster Akasia dan Cempaka. Perseroan optimis proyek residensial tersebut akan sukses mengingat permintaan rumah menengah atas justru sedang banyak diincar kalangan eksekutif dan profesional muda.

“Kami baru saja melakukan soft launching kawasan residensial terbaru yang tetap membidik segmen menengah atas. Proyek ini dipastikan akan menambah kontribusi pendapatan Alam Sutera tahun ini dari sektor rumah dan kavling tanah hingga sebesar Rp. 200 miliar,” Lilia menambahkan.

Tahun ini perseroan juga mengupayakan peningkatan pendapatan berulang (recurring income) antara lain dengan mengembangkan proyek superblok Alam Sutera. Superblok merupakan bentuk usaha perseroan untuk meningkatkan pendapatan berkelanjutan (recurring income) dari sektor sewa.

Dalam kawasan supeblok tersebut akan berdiri Silkwood Residences Apartment, gedung perkantoran Alam Sutera Office Tower dan Mal @ Alam Sutera. Selain ketiga proyek itu, Theme Park serta Convention & Exhibition Center akan hadir pula untuk melengkapi kawasan tersebut. Sejauh ini kontribusi pendapatan sewa Alam Sutera masih belum terlalu besar. Keberadaan superblok diharapkan dapat menghasilkan pendapatan sewa sehingga memberikan kontribusi yang tinggi terhadap pendapatan perseroan.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2010 Alam Sutera membukukan laba bersih sebesar Rp 290 miliar. Laba tersebut naik 209 persen dibandingkan tahun 2009 senilai Rp 94 miliar. Total angka penjualan pemasaran di tahun 2010 yang diperoleh perseroan mencapai Rp 1,6 triliun. Angka tersebut berhasil melampaui target awal tahun 2010 dari yang direncanakan sebesar Rp 1,2 triliun.


EditorRobert Adhi Ksp

Terkini Lainnya

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional
1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

Regional
Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

Regional
Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

Regional
Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

Regional
Pengamat: KPU Jangan Ragu Ikuti Putusan MK

Pengamat: KPU Jangan Ragu Ikuti Putusan MK

Nasional
Pasukan Rezim Suriah Berhasil Usir ISIS dari Wilayah Selatan

Pasukan Rezim Suriah Berhasil Usir ISIS dari Wilayah Selatan

Internasional
Pohon Tumbang Timpa Terios Saat Hujan, Bapak Selamat, Anaknya Tewas

Pohon Tumbang Timpa Terios Saat Hujan, Bapak Selamat, Anaknya Tewas

Regional
Cerita Korban Gempa Beribadah Minggu di Lapangan karena Gereja Rusak

Cerita Korban Gempa Beribadah Minggu di Lapangan karena Gereja Rusak

Regional
Borobudur Marathon 2018 Sukses, Terima Kasih Warga Magelang...

Borobudur Marathon 2018 Sukses, Terima Kasih Warga Magelang...

Regional

Close Ads X