Inilah Tujuh Keluhan terhadap Busway

Kompas.com - 27/10/2011, 09:48 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Meningkatnya jumlah pengguna bus rapid transit (BRT) Transjakarta yang terus-menerus harus diikuti dengan sejumlah perbaikan layanan yang masih kedodoran. Dari hasil survei yang dilakukan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) terhadap 3.000 pengguna BRT Transjakarta, ada tujuh macam layanan yang harus diperbaiki.

Ketujuh layanan itu adalah:

(1) waktu tunggu yang lama,

(2) jarak tempuh yang panjang,

(3) keselamatan dan keamanan,

(4) kenyamanan,

(5) sistem informasi seperti jadwal dan tiket,

(6) aksesibilitas halte yang belum optimal, seperti untuk penyandang cacat, jembatan penyeberangan orang (JPO) yang rusak dan panjang,

(7) kebersihan di halte, JPO dan di dalam bus.

"Proyek BRT kita ini mencontoh dari Transmilenio di Bogota. Namun tidak semua dicontoh, akibatnya layanan BRT Transjakarta hanya minimalis," kata Tulus Abadi, anggota YLKI, Kamis (27/10/2011).

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

    Kasudin LH Jaktim Imbau Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah

    Megapolitan
    RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

    RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

    Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

    Megapolitan
    Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

    Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

    Megapolitan
    Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

    Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

    Megapolitan
    Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

    Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

    Megapolitan
    Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

    Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

    Megapolitan
    Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

    Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

    Megapolitan
    Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

    Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

    Megapolitan
    Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

    Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

    Megapolitan
    Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

    Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

    Megapolitan
    Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

    Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

    Megapolitan
    Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

    Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

    Megapolitan
    Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

    Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

    Megapolitan
    Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

    Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X