Komunitas Penyapu Ranjau Dapat Penghargaan

Kompas.com - 31/10/2011, 10:08 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com- Komunitas Saber, yaitu komunitas sapu bersih ranjau paku, mendapat penghargaan dari Wali Kota Jakarta Barat Burhanuddin, Senin (31/10/2011). Kegiatan mereka selama tiga bulan terakhir berhasil mengumpulkan lebih dari satu kuintal paku yang sengaja ditebar di jalan.

Abdul Rohim, salah satu aktivisnya, mengatakan, Wali Kota akan menjadi pelindung bagi komunitas itu. "Kami biasanya menyapu ranjau paku di sepanjang Jalan Daan Mogot hingga ke Roxy, Cideng, sampai ke depan Istana dan ke Senen," kata Rohim.

Tujuh anggota komunitas itu beroperasi hampir tiap hari, pagi pukul 07.00 dan malam pukul 19.00. "Kalau malam bisa sampai pukul 24.00 bahkan 01.00 pagi," ujar Rohim.

Baca tentang


    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    RSD Wisma Atlet Dikabarkan Penuh Pasien Covid-19, Begini Faktanya

    RSD Wisma Atlet Dikabarkan Penuh Pasien Covid-19, Begini Faktanya

    Megapolitan
    Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Rencanakan Pelarian Sejak 6 Bulan Lalu

    Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Rencanakan Pelarian Sejak 6 Bulan Lalu

    Megapolitan
    Tak Gunakan Masker Medis dan Kain, Penumpang KRL di Stasiun Bogor Dilarang Masuk

    Tak Gunakan Masker Medis dan Kain, Penumpang KRL di Stasiun Bogor Dilarang Masuk

    Megapolitan
    Pasangan Kekasih Pelaku Mutilasi Sempat Tidur dengan Jasad Korban di Apartemen

    Pasangan Kekasih Pelaku Mutilasi Sempat Tidur dengan Jasad Korban di Apartemen

    Megapolitan
    26 Angkot di Tanah Abang Terjaring Operasi Yustisi

    26 Angkot di Tanah Abang Terjaring Operasi Yustisi

    Megapolitan
    RSD Stadion Patriot Chandrabaga Akhirnya Mulai Terisi Pasien Covid-19

    RSD Stadion Patriot Chandrabaga Akhirnya Mulai Terisi Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Selama PSBB Jakarta, KRL Terakhir Berangkat dari Stasiun-stasiun di Ibu Kota pada Pukul 19.00 WIB

    Selama PSBB Jakarta, KRL Terakhir Berangkat dari Stasiun-stasiun di Ibu Kota pada Pukul 19.00 WIB

    Megapolitan
    Belajar dari Youtube, Sepasang Kekasih Mutilasi Jasad Rinaldi Harley Wismanu

    Belajar dari Youtube, Sepasang Kekasih Mutilasi Jasad Rinaldi Harley Wismanu

    Megapolitan
    Kelurahan Cengkareng Timur Catat Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Kebanyakan dari Klaster Keluarga

    Kelurahan Cengkareng Timur Catat Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Kebanyakan dari Klaster Keluarga

    Megapolitan
    Hari ini, KCI Resmi Larang Penumpang KRL Pakai Buff dan Masker Scuba

    Hari ini, KCI Resmi Larang Penumpang KRL Pakai Buff dan Masker Scuba

    Megapolitan
    Periksa 10 Saksi, Polisi Kejar Pembacok di Pesanggrahan yang Diduga Geng Moonraker

    Periksa 10 Saksi, Polisi Kejar Pembacok di Pesanggrahan yang Diduga Geng Moonraker

    Megapolitan
    PSBB Tangsel Diperpanjang Lagi, Pengawasan Protokol Kesehatan Akan Diperketat

    PSBB Tangsel Diperpanjang Lagi, Pengawasan Protokol Kesehatan Akan Diperketat

    Megapolitan
    Hilang di Kali Ciliwung, Remaja Ditemukan Tewas 200 Meter dari Lokasi Tenggelam

    Hilang di Kali Ciliwung, Remaja Ditemukan Tewas 200 Meter dari Lokasi Tenggelam

    Megapolitan
    Sepekan Pengetatan PSBB di Jakarta, Jumlah Penumpang KRL Turun 21 Persen

    Sepekan Pengetatan PSBB di Jakarta, Jumlah Penumpang KRL Turun 21 Persen

    Megapolitan
    Pekan Kedua Pengetatan PSBB, Situasi Stasiun KRL Disebut Kondusif Pagi Ini

    Pekan Kedua Pengetatan PSBB, Situasi Stasiun KRL Disebut Kondusif Pagi Ini

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X