Warga Ragu Bebas Banjir dalam Waktu Dekat

Kompas.com - 01/11/2011, 00:45 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa warga Kampung Pulo, Pondok Labu, Jakarta Selatan, mengaku ragu bila ancaman banjir bisa lepas dari kehidupan mereka dalam waktu dekat. Sempitnya alur sungai menjadi penyebab keraguan mereka.

"Dulu lebarnya sekitar 13 meter. Sekarang tinggal 6 meter. Ya, pasti kena (banjir) lagi kalau hujan gede," kata Suryanto (43) kepada Kompas.com di kediamannya di RT 11 RW 03 Kampung Pulo, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2011).

Sejak mendiami rumah di lokasi tersebut pada 1990, Suryanto mengatakan, banjir yang melanda permukiman mereka Minggu kemarin adalah yang terbesar. Saat banjir besar melanda Jakarta pada 2-3 Februari 2007, ketinggian air di rumahnya masih sekitar setengah meter. "Itu pun cuma lewat karena aliran air Kali Krukut masih lancar," jelas Suryanto.

Kondisi saat ini jauh berbeda. Alur kali sudah sangat menyempit, bantaran sungai sudah dipenuhi permukiman. Selain itu, tertutupnya sebagian daerah aliran dengan fondasi lapangan tembak menjadikan aliran sungai semakin tersendat. Tak heran bila air yang telah menggenangi rumah warga sejak Minggu sore belum benar-benar lenyap di beberapa lokasi. "Sekarang, kalau lagi banjir surutnya lama," kata ayah lima anak ini.

Soleha, warga lainnya, lebih mencemaskan pencegahan banjir. Pasalnya, siklus lima tahunan ancaman banjir besar di wilayah Jakarta diperkirakan akan kembali berulang pada 2012. "Ini kan baru awal. Gimana nanti pas puncak musim hujannya," katanya dengan khawatir.

Soleha mengaku sudah mendengar perkiraan BMKG yang meramalkan puncak musim hujan akan terjadi pada Januari-Februari 2012. "Kalau sekarang belum ada solusinya, sampai musim hujan selesai kami tetap terancam banjir," kata Soleha, yang mengaku sudah menjadi warga Kampung Pulo sejak 1986.

Sementara Rafael, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Pulo, menyatakan, sedikit sulit mengatasi banjir dalam waktu singkat. Pasalnya, rumah warga sudah menempati wilayah resapan air. "Tahun 80-an di sini masih sawah dan rawa. Makin lama, perumahan makin turun ke dekat kali," kisahnya. Alhasil, wilayah aliran sungai pun kian sempit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masalah perumahan di lahan resapan juga sempat disinggung Gubernur Fauzi Bowo saat diwawancarai Kompas.com. Rencana jangka pendek yang dirancang pihak Pemprov DKI Jakarta adalah normalisasi aliran sungai. Warga diharapkan tidak membangun permukiman di bantaran sungai. Pihak Marinir yang membangun fondasi lapangan tembak menutupi sebagian alur sungai hari ini sudah mulai membongkar coran fondasi itu.

Sementara itu, solusi utama penanganan banjir di Kampung Pulo dan sekitarnya adalah pembangunan waduk. Namun, tempat parkir air itu masih merupakan solusi jangka panjang. "Kita masih harus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Ciliwung-Cisadane yang pegang peran di sini," kata Fauzi.

Sekitar 1.268 warga menjadi korban banjir Kali Krukut yang melanda lima RT di RW 03 Kampung Pulo, Minggu kemarin. Saat ini air di permukiman warga sudah mulai surut. Namun, dengan musim hujan yang baru memasuki tahap awal, warga di kawasan tersebut mengkhawatirkan ancaman banjir yang lebih besar bisa saja terjadi dalam waktu dekat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.