Tunggakan Jamkesda Segera Ditanyakan

Kompas.com - 16/11/2011, 16:17 WIB
Penulis Frans Sarong
|
EditorMarcus Suprihadi

KUPANG, KOMPAS.com- Tunggakan biaya pelayanan kesehatan di RSUD Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bagi warga Kota Kupang pemegang kartu Jamkesda (jaminan kesehatan daerah) dari pemerintah setempat akan segera ditanyakan kepada Pemkot Kupang. Pembayarannya harus segera diselesaikan agar tidak sampai mengganggu pelayanan kesehatan di RSUD tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi C -antara lain membidangi kesehatan- DPRD Kota Kupang, Mexi Pello di Kota Kupang, Rabu (16/11/2011) siang.

Ia dimintai komentarnya terkait dugaan kelalaian Pemkot Kupang melunasi klaim biaya Jamkesda yang menurut versi RSUD Kupang mencapai sekitar Rp 6,7 miliar.

"Pemerintah Kota Kupang memang pernah mengakui adanya tunggakan biaya Jamkesda yang dikalaim RSUD Kupang. Menurut versi Pemkot Kupang, pembayarannya harus didahului verifikasi oleh tim independen. Meski begitu, kami akan segera menanyakannya kembali melalui sidang komisi dalam satu dua hari mendatang ini," jelasnya.

Pihak RSUD Kupang sebagaimana diakui Wakil Direktur Umum dan Keuangan, dr Yudth M Kota, sudah berkali kali mengirimm surat ke Pemkot Kupang agar melunasi tunggakan biaya pelayanan kesehatan fasilitas Jamkesda tersebut, namun hingga sejauh ini bellum direspons juga.

"Surat terakhir yang kami kirimkan per 26 September lalu," tuturnya saat ditemui di RSUD Kupang, Rabu siang.

Menurut catatannya, tagihan Jamkesda Pemkot Kupang yang masih terunggak bernilai total sekitar Rp 6,7 miliar. Jumlah itu adalah akumulasi tunggakan terhitung sejak tahun 2009 hingga saat ini.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Bebas

Eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Bebas

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Megapolitan
Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Megapolitan
Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Megapolitan
5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

Megapolitan
Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

Megapolitan
BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

Megapolitan
KPU Tetapkan Jadwal Debat Kandidat Pilkada Tangsel: 22 November dan 3 Desember 2020

KPU Tetapkan Jadwal Debat Kandidat Pilkada Tangsel: 22 November dan 3 Desember 2020

Megapolitan
Libur Panjang, 509.140 kendaraan Tinggalkan Jakarta

Libur Panjang, 509.140 kendaraan Tinggalkan Jakarta

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 30 Oktober: Total 7.116 Kasus di Depok

[UPDATE] Grafik Covid-19 30 Oktober: Total 7.116 Kasus di Depok

Megapolitan
Polemik Lokasi Khusus Isolasi OTG Covid-19 di Depok, Kini BNPB Sebut Wisma Makara UI Boleh Dipakai

Polemik Lokasi Khusus Isolasi OTG Covid-19 di Depok, Kini BNPB Sebut Wisma Makara UI Boleh Dipakai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X