UMP Tidak Sesuai, Forum Buruh Siap Mogok Massal

Kompas.com - 18/11/2011, 13:38 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Forum Buruh DKI Jakarta berencana akan melakukan aksi mogok massal secara besar-besaran pada pekan depan. Ini terjadi menyusul penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp 1.497.838 oleh Pemerintah Provinsi DKI.

"Senin dan Jumat kami akan lakukan aksi mogok massal, di kawasan Cakung, Cilincing, Pulo Gadung, Pelabuhan," kata juru bicara Forum Buruh DKI, Muhammad Rusdi, di Jakarta, Jumat (18/11/2011).

Aksi mogok massal tersebut sebagai cara agar pihaknya dapat dipertemukan dengan Gubernur DKI dan menyampaikan keluhannya terkait besaran UMP yang tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup para buruh. Karena itu, dialog dengan Gubernur DKI diharapkan dapat segera menuntaskan masalah ini.

"Kami harap bisa dialog langsung dengan Gubernur, agar bisa sampaikan keluh kesah kami, karena upah itu jauh dari kelayakan," kata Rusdi.

Mengenai penetapan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), pihaknya juga merasa keputusan tersebut tidak memiliki dasar alasan yang jelas. Pengambilan keputusannya juga dinilai tidak komprehensif karena tidak ada pendekatan terhadap para pekerja.

"Kami tolak mekanisme, karena penetapan KHL saja tidak jelas landasannya dan tidak dilakukan voting," tuturnya.

Rusdi membandingkan UMP di daerah sekitar Jakarta, seperti Depok dan Bekasi. Kedua daerah tersebut justru memiliki UMP yang lebih tinggi dibandingkan Jakarta. Padahal biaya hidup di Jakarta jauh lebih tinggi daripada di kedua daerah tersebut.

"Di Bekasi, UMP 110 persen dari KHL. Kenapa Jakarta yang notabene Ibu Kota malah enggak bisa?" ujar Rusdi.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tertinggi, 6.248 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

    Tertinggi, 6.248 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

    Megapolitan
    Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

    Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

    Megapolitan
    [UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

    [UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

    Megapolitan
    Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

    Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

    Megapolitan
    Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

    Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

    Megapolitan
    Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

    Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

    Megapolitan
    UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

    UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

    Megapolitan
    Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

    Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

    Megapolitan
    UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

    UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

    Megapolitan
    Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

    Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

    Megapolitan
    Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

    Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

    Megapolitan
    Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

    Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

    Megapolitan
    Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

    Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

    Megapolitan
    Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

    Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

    Megapolitan
    Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

    Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X