Buruh Bawa Nasi Teri Untuk Foke

Kompas.com - 19/11/2011, 15:40 WIB
Penulis Lasti Kurnia
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu tampah berisi nasi dengan lauk teri dibawa puluhan buruh di depan gedung Gubernur DKI Jakarta sebagai kantor Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau yang akrab dipanggil Foke, Jakarta, Sabtu (19/11).

Buruh yang tergabung dalam Forum Buruh Lintas Pabrik (FBPL) dan perwakilan buruh Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung tersebut mulai datang pukul 15.00 wib dengan tampah nasi teri, atribut merah-merah, spanduk, dan umbul-umbul pernyataan sikap.

Mereka menuntut Pemda DKI Jakarta memperbaiki dan menaikan Upah Minimum Propinsi (UMP). Dan tidak setuju dengan usulan UMP dari Dewan Pengupahan DKI yaitu hanya sebesar Rp. 1.497.838,-. Jumlah ini menurut para buruh hanya cukup untuk hidup pas-pasan (tidak layak).

Para Buruh yang kini tengah melakukan orasi di gerbang Kantor Gubernur menuntut UMP DKI Jakarta 2012 harus sebesar Rp. 2.002.898,-. Hal ini berdasarkan survey Asosisasi Serikat Pekerja (ASPEK) tahun 2011 akan kebutuhan riil hidup sehari-hari bagi buruh di DKI Jakarta.

Sebagai lanjutan aksi ini buruh KBN Cakung akan mogok serentak pada pekan depan, yaitu 21-25 November 2011. Rencananya aksi tersebut akan diikuti 80.000 buruh yang bekerja di 100 pabrik di kawasan tersebut.

Tak hanya di KBN Cakung, para buruh juga mengajak atau menyerukan pada semua buruh di kawasan industri di Jabodetabek untuk mogok masal demi memperjuangkan tercapainya perbaikan UMK ini.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 667

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 667

Megapolitan
Antisipasi Penambahan Pasien Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambah Jumlah Kasur

Antisipasi Penambahan Pasien Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambah Jumlah Kasur

Megapolitan
Sebelum Meninggal, Korban Penembakan di Ruko Royal Gading Square Berusaha Selamatkan Diri

Sebelum Meninggal, Korban Penembakan di Ruko Royal Gading Square Berusaha Selamatkan Diri

Megapolitan
Data Kemendikbud, 9 Sekolah di Jakarta Gelar KBM Tatap Muka meski Masih Zona Merah

Data Kemendikbud, 9 Sekolah di Jakarta Gelar KBM Tatap Muka meski Masih Zona Merah

Megapolitan
Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Kapasitas Ruangan di RSPI Sulianti Saroso Masih Cukup

Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Kapasitas Ruangan di RSPI Sulianti Saroso Masih Cukup

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dan 9 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dan 9 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Anies: Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Terisi 65 Persen, Ruang ICU 67 Persen

Anies: Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Terisi 65 Persen, Ruang ICU 67 Persen

Megapolitan
PSBB Transisi Diperpanjang, Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ditiadakan tetapi Upacara Diperbolehkan

PSBB Transisi Diperpanjang, Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ditiadakan tetapi Upacara Diperbolehkan

Megapolitan
Positivity Rate dalam Sepekan 8,7 Persen, Anies Sebut Secara Akumulasi Masih Aman

Positivity Rate dalam Sepekan 8,7 Persen, Anies Sebut Secara Akumulasi Masih Aman

Megapolitan
Anies Kembali Tiadakan Car Free Day di Jakarta untuk Sementara

Anies Kembali Tiadakan Car Free Day di Jakarta untuk Sementara

Megapolitan
Anies: Pasien Covid-19 Kelompok OTG Tak Perlu Tes Swab Berulang, Hanya Butuh Isolasi

Anies: Pasien Covid-19 Kelompok OTG Tak Perlu Tes Swab Berulang, Hanya Butuh Isolasi

Megapolitan
27 dari 29 Warga Wijaya Kusuma Klaster Tahlilan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

27 dari 29 Warga Wijaya Kusuma Klaster Tahlilan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Ganti Rugi Belum Dibayar, Warga Jatikarya Demo di Tol Cimanggis-Cibitung

Ganti Rugi Belum Dibayar, Warga Jatikarya Demo di Tol Cimanggis-Cibitung

Megapolitan
Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X