Kondisi "Rumah Cantik" Menteng Memprihatinkan

Kompas.com - 30/11/2011, 17:51 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah yang terletak di Jalan Cik Dik Tiro Nomor 62, Menteng, Jakarta Pusat, selama ini terkenal dengan keasrian dan keindahan dari bunga-bunga yang tertata rapi. Namun, sayangnya semua itu tinggal kenangan karena sekitar 50 persen dari bagian bangunan yang sering disebut "Rumah Cantik" Menteng tersebut sudah dibongkar.

Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat Dewi Susanti mengatakan, kawasan Menteng memang penuh dengan rumah-rumah pribadi yang jadi cagar budaya. Ini terbukti dengan banyaknya rumah di kawasan Menteng yang arsitekturnya masih bergaya zaman Belanda. Selain itu, bangunan-bangunan tersebut juga memiliki nilai historis yang patut dilestarikan.

"Namun, sayangnya banyak pemilik rumah yang tidak mengerti pemanfaatan rumah tersebut. Begitu pula perawatannya," kata Dewi saat dihubungi wartawan, Rabu (30/11/2011). Yang terjadi kemudian adalah bangunan dengan gaya arsitektur unik ini tidak memiliki nilai jual lagi. Orang-orang hanya berpatokan pada harga tanahnya yang melambung tinggi tanpa memerhatikan lagi nilai sejarah dan nilai estetika di balik bangunan tersebut.

Ia mengakui, saat ini pihaknya masih terganjal keterbatasan dana sehingga belum bisa memberi subsidi untuk membantu para pemilik rumah merawat dan memanfaatkan rumahnya. Untuk itu, ia meminta para pemilik untuk aktif dalam merawat dan memanfaatkan cagar budaya tersebut.


"Setiap rumah tersebut sebenarnya bisa dijadikan tempat wisata untuk melihat sejarah dan keasriannya," ungkapnya.

Sebenarnya, pemilik terdahulu dari "Rumah Cantik" ini, yakni Sari Shudiono, sangat paham sekali merawat rumahnya yang unik tersebut. Namun, karena alasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sangat tinggi hingga Rp 16 juta, akhirnya rumah tersebut dijual.

Dewi pun menuturkan, terkait masalah pajak yang tinggi, pemilik dapat mengajukan keringanan pajak sampai 40 persen. Namun, hal itu harus dilengkapi syarat bahwa bangunan tersebut terlihat dilestarikan.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta Arie Budhiman mengungkapkan, "Rumah Cantik" masuk kriteria C yang sebenarnya bebas dipugar, tetapi tetap harus dilengkapi dengan surat izin dan memperhatikan tata ruang dan menyesuaikan dengan tata bangunan di sekitar Menteng.

"Jadi tetap harus dapat rekomendasi dan tetap sesuai dengan bangunan sekitarnya," ujarnya.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

    Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

    Megapolitan
    8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

    8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

    Megapolitan
    Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

    Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

    Megapolitan
    300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

    300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

    Megapolitan
    BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

    BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

    Megapolitan
    Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

    Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

    Megapolitan
    9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

    9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

    Megapolitan
    Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

    Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

    Megapolitan
    Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

    Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

    Megapolitan
    Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

    Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

    Megapolitan
    Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

    Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

    Megapolitan
    Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

    Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

    Megapolitan
    Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

    Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

    Megapolitan
    Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

    Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

    Megapolitan
    Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

    Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X