Perempuan Naik Angkot Diperkosa dan Dirampok

Kompas.com - 14/12/2011, 20:36 WIB
|
EditorPepih Nugraha

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejahatan susila yang terjadi di dalam angkutan umum kembali terjadi. Kali ini korban yakni seorang wanita bernama Ros (40) dirampok dan diperkosa oleh tiga orang pria saat menaiki Mikrolet M26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi pada Rabu (14/12/2011) pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Humas Polda Metro Jaya, Ros pagi hari ini hendak menuju Pasar Kemiri Muka, Depok, Jawa Barat dari rumahnya. Pada pagi hari, Ros biasa menaiki mikrolet M26 yang baru keluar mencari penumpang. Mikrolet M26 ini biasanya dibawa oleh para sopir yang kebanyakan tinggal di Jalan Raden Saleh, Depok. Setiap pagi hari, biasanya mereka akan melalui Jalan Raden Saleh, dan melintas di depan Pasar Kemiri Muka untuk selanjutnya menuju rute sesungguhnya.

Saat menaiki M26 pagi hari ini, Ros yang hendak membeli sayur ini sama sekali curiga. Di dalam angkot itu, ada dua orang penumpang dan seorang sopir yang seluruhnya adalah laki-laki. Namun, tidak jauh dari Jalan Raden Saleh, seorang penumpang yang duduk di belakang menodong Ros dengan golok. Sang sopir bukannya membantu menolong, rupanya juga berkomplot dengan penumpang di belakang.

Sopir lalu memutar kendaraan ke arah Cilodong, dan melewati Jalan Raya Bogor. Kemudian, sopir membawa Ros ke kawasan Cikeas, Cibubur, Jawa Barat. Ros sempat melawan dan berteriak. Salah seorang penumpang itu lalu menyabet bahu kiri atas Ros. Perempuan malang itu lalu dibekap dan ditidurkan di tengah angkot yang masih melaju.

"Di situlah satu orang pelaku memerkosa korban dalam keadaan angkot tetap jalan," ungkap Kasat Reskrim Polres Depok, Ajun Komisaris Besar Firmansyah, Rabu (14/12/2011), saat dihubungi wartawan.

Seorang teman pelaku berperan memegangi Ros. Sedangkan sang sopir menyemangati pelaku untuk melakukan perkosaan. Lampu di dalam angkot saat itu dimatikan agar tidak ada warga yang melihat. Setelah menodai Ros, pelaku dengan tega meninggalkan Ros begitu saja di kawasan Cikeas. Tidak hanya diperkosa, pelaku juga merampas uang Rp 500.000 dan anting korban. "Kami masih memburu pelakunya," ujar Febriansyah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.