Kondisi 18 Pelaku Aksi Jahit Mulut Stabil

Kompas.com - 20/12/2011, 20:19 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 18 warga Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang melakukan aksi jahit mulut di depan Gedung MPR/DPR/DPD  saat ini dalam keadaan sehat. Koordinator Umum Aksi Tani Duduki DPR untuk Tegakkan Pasal 33 UUD'45, Binbin Firman, menjelaskan, ke-18 warga tersebut sudah menjalani pemeriksaan medis siang tadi. "Semuanya dalam kondisi stabil," kata Binbin, melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa (20/12/2011) malam.

Delapan pelaku aksi telah melakukan aksi jahit mulut sejak Senin (19/12/2011) pagi. Adapun 10 pelaku lainnya menjahit mulutnya sejak pagi tadi. Menurut rencana, jumlah pelaku jahit mulut akan terus bertambah setiap hari. "Kami akan tambah setiap hari sampai pemerintah merespons tuntutan kami," kata Binbin.

Menurut Binbin, sebanyak 70 dari 82 perwakilan warga Pulau Padang yang datang ke Jakarta siap melaksanakan aksi jahit mulut untuk menuntut pencabutan Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan Nomor 327 Tahun 2009. SK yang ditandatangani MS Kaban itu merupakan izin operasional hutan tanaman industri (HTI) yang dikantongi PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP). Dengan adanya SK ini, RAPP memiliki kewenangan untuk mengubah hutan dan perkebunan milik warga saat ini menjadi hutan akasia untuk kebutuhan industri.

Selain penyerobotan lahan warga, SK HTI ini juga dikawatirkan akan berpengaruh besar terhadap kondisi lingkungan lahan gambut di salah satu pulau kecil terluar RI tersebut. Selain mereka, kelompok Suku Anak Dalam dan petani asal Jambi masih bertahan di lokasi yang sama hingga memasuki hari ke-9. Mereka hari ini melakukan aksi ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan ke Mabes Polri. Menurut rencana, mereka akan diterima oleh pihak Mabes Polri pada Rabu (21/12/2011). Sementara rencana untuk mengadukan kasus mereka ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang direncanakan pada sore ini, masih tertunda karena persoalan waktu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X