Hitungan Menit, Satu Kilogram Paku Terjaring

Kompas.com - 30/12/2011, 11:03 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Satlantas Polda Metro Jaya dengan dibantu warga membersihkan Jalan Majapahit hingga petempatan Harmoni Jakarta Pusat dari ranjau paku yang bertebaran di jalan tersebut.

Petugas satlantas Metro Jaya Briptu Arisandi beserta rekannya juga seorang warga tengah membersihkan ranjau paku yang ditebar pelaku yang tidak bertanggungjawab.

"Hanya dalam hitungan menit satu kilogram paku berukuran tiga sentimeter berhasil dikumpulkan," kata Briptu Arisandi saat membersihkan ranjau paku di lokasi, Jumat (30/12/2011).

Pelaku ranjau paku sepertinya tidak pernah ada habisnya, padahal para pelaku yang diamankan dan dihakimi masa tidaklah sedikit.

"Kebetulan saya sedang bertugas di lampu merah Harmoni, dari pengaduan warga dan pengendara motor yang menjadi korban yang melintas di jalan Majapahit ini. Akhirnya kami berdua ditemani seorang warga membersihkan ranjau paku," kata Briptu Arisandi.

Arisandi menambahkan, dalam membersihkan ranjau paku tersebut, ia beserta rekannya menggunakan 2 buah Magnet. Kegiatan itu dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 08.15 WIB. Paku yang berhasil dikumpulkan mencapai kurang lebih satu kilogram.

"Pakunya baru semua ukuranya sekitar 3 sentimeter," kata Arisandi.

Pujihandoyo (49), salah satu warga yang tengah membantu petugas satlantas mengatakan awalnya ia merasa kaget dengan banyaknya para pengendara yang sedang menuntun motornya dalan keadaan bannya kempes. Setelah diselidiki banyak paku bertebaran di jalan.

"Saya langsung hubungi polisi di perempatan Harmoni dan saya ambil dua buah magnet untuk membersihkan paku di jalanan bersama Polisi," katanya.

Pujihandoyo tidak melihat adanya pelaku yang melakukan penebaran paku tersebut. Dia sendiri tidak mau menuduh siapapun yang melakukan penebaran paku tersebut. Namun yang pasti di ekitar perempatan tersebut hanya ada satu penambal ban yang berada 20 meter dari lokasi penebaran. Tepatnya, dari perempatan Harmoni ke arah Jalan Suryopranoto tomang.

"Penambal ban disini hanya ada satu yang berada dibawah pohon jalan arah Suryopranoto, tapi kami tidak punya bukti atau melihat sendiri pelaku menebar paku tersebut," kata Pujihandoyo.

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Atraksi Barongsai di Mal Pondok Indah 'Menghipnotis' Pengunjung

    Atraksi Barongsai di Mal Pondok Indah "Menghipnotis" Pengunjung

    Megapolitan
    Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

    Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

    Megapolitan
    Sempat Banjir, Genangan Air di Sejumlah Titik di Jakarta Kini Sudah Surut

    Sempat Banjir, Genangan Air di Sejumlah Titik di Jakarta Kini Sudah Surut

    Megapolitan
    Pelaku Curanmor di Radio Dalam Belum Tertangkap, Polisi: Wajahnya Kurang Jelas di CCTV

    Pelaku Curanmor di Radio Dalam Belum Tertangkap, Polisi: Wajahnya Kurang Jelas di CCTV

    Megapolitan
    Perempuan Digigit Tikus Saat Nonton di Bioskop, Seberapa Berbahaya bagi Kesehatan?

    Perempuan Digigit Tikus Saat Nonton di Bioskop, Seberapa Berbahaya bagi Kesehatan?

    Megapolitan
    Lampion dan Angpao Paling Laris Diburu Menjelang Imlek

    Lampion dan Angpao Paling Laris Diburu Menjelang Imlek

    Megapolitan
    Mahasiswa Gugat Lamanya Pemilihan Cawagub DKI ke MK, F-Gerindra: Kontruksinya Tidak Nyambung

    Mahasiswa Gugat Lamanya Pemilihan Cawagub DKI ke MK, F-Gerindra: Kontruksinya Tidak Nyambung

    Megapolitan
    Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria yang Minta Sumbangan Air Mineral di Pondok Pinang

    Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria yang Minta Sumbangan Air Mineral di Pondok Pinang

    Megapolitan
    Seorang Remaja Diduga Tenggelam saat Berenang di Waduk Pegadungan

    Seorang Remaja Diduga Tenggelam saat Berenang di Waduk Pegadungan

    Megapolitan
    Aktivis Perempuan: Trauma Korban Pelecehan Seksual yang Berpakaian Tertutup Jauh Lebih Besar

    Aktivis Perempuan: Trauma Korban Pelecehan Seksual yang Berpakaian Tertutup Jauh Lebih Besar

    Megapolitan
    Pelecehan Seksual di Bekasi, Bukti Pakaian Korban Bukan Pemicu Tindakan Asusila Terjadi

    Pelecehan Seksual di Bekasi, Bukti Pakaian Korban Bukan Pemicu Tindakan Asusila Terjadi

    Megapolitan
    Pemilihan Wakil Gubernur DKI Lama, Mahasiswa Hukum Untar Gugat ke MK

    Pemilihan Wakil Gubernur DKI Lama, Mahasiswa Hukum Untar Gugat ke MK

    Megapolitan
    Jari Wanita Ini Berdarah Digigit Tikus di Saat Nonton Film di Bioskop

    Jari Wanita Ini Berdarah Digigit Tikus di Saat Nonton Film di Bioskop

    Megapolitan
    Banjir di Cikini Disebabkan Saluran Air Tersumbat di Depan Proyek Revitalisasi TIM

    Banjir di Cikini Disebabkan Saluran Air Tersumbat di Depan Proyek Revitalisasi TIM

    Megapolitan
    Pemprov DKI Klaim Sudah Naturalisasi Sungai di 5 Titik

    Pemprov DKI Klaim Sudah Naturalisasi Sungai di 5 Titik

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X