Puluhan Motor Mendadak Bocor

Kompas.com - 06/01/2012, 13:58 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

DENPASAR, KOMPAS.com Puluhan pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar, Bali, terpaksa menuntun kendaraannya. Ban sepeda motor mereka tiba-tiba bocor karena terkena paku-paku kecil berukuran sekitar dua sentimeter.

Peristiwa itu terutama terjadi di ruas Jalan Bypass Ngurah Rai antara Pelabuhan Benoa dan Simpang Dewa Ruci. Para pengendara sepeda motor itu pun terpaksa antre di tempat tambal ban terdekat.

Wayan Suwung (73), salah satu pemilik tambal ban di sekitar lokasi kejadian, menerima sekitar 20 pengendara sepeda motor yang menjadi "korban" paku ini. "Saya jadi batal mau pergi sembahyang karena banyak yang datang," katanya.

Wayan pun panen rezeki karena rata-rata pengendara motor ingin mengganti ban dalam dengan yang baru ketimbang menambalnya karena lebih cepat. Tarif ganti ban dalam Rp 25.000 hingga Rp 30.000.


Aswin (25), salah satu pengendara motor, mengaku sudah antre sejak pukul 11.00 Wita dan sampai pukul 13.00 Wita masih mengantre.

Wayan mengaku sudah menyerahkan beberapa paku yang diambil dari ban yang bocor kepada polisi yang datang ke bengkelnya. Namun, sampai saat ini belum ada konfirmasi dari polisi apakah paku ini sengaja disebar di jalan atau jatuh tanpa disengaja.

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

    SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

    Megapolitan
    SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

    SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

    Megapolitan
    Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

    Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

    Megapolitan
    Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

    Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

    Megapolitan
    Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

    Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

    Megapolitan
    Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

    Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

    Megapolitan
    9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

    9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

    Megapolitan
    Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

    Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

    Megapolitan
    Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

    Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

    Megapolitan
    PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

    PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

    Megapolitan
    Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

    Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

    Megapolitan
    Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Megapolitan
    Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

    Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

    Megapolitan
    Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

    Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

    Megapolitan
    DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

    DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X