300 Kg Ranjau Paku Selama 4 Bulan

Kompas.com - 08/01/2012, 09:38 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 300 kilogram ranjau paku hasil operasi yang dilakukan oleh Relawan Sapu Bersih Ranjau (Saber) Paku ditunjukkan kepada warga yang melintas di Jalan KH Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2012).

Puluhan ribu paku tersebut merupakan hasil operasi yang dilakukan di ruas Jalan Hasyim Ashari, Majapahit, dan underpass Senen selama 4 bulan.

Ketua Komunitas Saber Paku, Siswanto, mengatakan, perasi ranjau paku yang dilakukan komunitasnya bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Setiap hari mulai pukul 05.30 hingga 10.00 pagi komunitas tersebut memantau ruas Jalan Hasyim Ashari dari penyebaran ranjau paku. Komunitas ini sendiri baru memiliki 11 anggota tetap.

Saat ini paku-paku tersebut digelar di pinggir jalan agar dapat dilihat secara langsung oleh pengendara motor. Rilis tersebut dilakukan agar pengendara sadar jalan yang seringkali mereka lewati rawan ranjau paku.

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

    Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

    Megapolitan
    Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

    Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

    Megapolitan
    Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

    Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

    Megapolitan
    Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

    Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

    Megapolitan
    Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

    Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

    Megapolitan
    Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

    Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

    Megapolitan
    Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

    Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

    Megapolitan
    Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

    Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

    Megapolitan
    Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

    Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

    Megapolitan
    Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

    Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

    Megapolitan
    Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

    Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

    Megapolitan
    Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

    Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

    Megapolitan
    Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

    Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

    Megapolitan
    Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

    Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

    Megapolitan
    UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

    UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X