Kawasan Istana Paling Rawan Ranjau Paku

Kompas.com - 08/01/2012, 12:30 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com — Kawasan Istana Negara merupakan kawasan paling rawan penyebaran ranjau paku. Tidak tanggung-tanggung dalam sehari lebih dari 2 kilogram paku disebar di kawasan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komunitas Relawan Sapu Bersih Ranjau (Saber) Paku.

"Dari mabesad (Jalan Medan Merdeka Utara) hingga depan Setneg (Jalan Majapahit) kawasan paling rawan ranjau paku," ujarnya saat ditemui Kompas di Jalan KH Hasyim Ashari dalam rilis hasil operasi ranjau paku, Minggu (8/1/2012).

Dari sekitar 300 kilogram ranjau paku yang ditunjukkan kepada wartawan dan pengendara motor tersebut, 30 persennya adalah hasil operasi di Kawasan Istana Negara. Sedangkan sisanya merupakan hasil operasi selama 4 bulan di ruas jalan antara Terminal Grogol hingga Harmoni.

Menurut dia, jumlah tersebut bukanlah jumlah yang sedikit, karena Jalan Medan Merdeka Utara dan Majapahit adalah Ring 1 Kepresidenan.

Selain untuk kampanye kawasan ranjau paku kepada pengendara, rilis tersebut juga untuk "menyentil" pihak-pihak terkait agar lebih peduli dengan penyebaran ranjau paku. Selain menimbulkan kerugian materi, penyebaran ranjau paku juga berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ombudsman Pertanyakan Fit and Proper Test Pemprov DKI

    Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ombudsman Pertanyakan Fit and Proper Test Pemprov DKI

    Megapolitan
    8 Korban Kecelakaan Bus di Subang Masih Dirawat di RSUI Depok

    8 Korban Kecelakaan Bus di Subang Masih Dirawat di RSUI Depok

    Megapolitan
    Virus Corona Bisa Dicegah, Ini Tips dari Sudin Kesehatan Jaktim

    Virus Corona Bisa Dicegah, Ini Tips dari Sudin Kesehatan Jaktim

    Megapolitan
    Sidak ke Lokasi Revitalisasi Monas, Ketua DPRD DKI Minta Proyek Dihentikan

    Sidak ke Lokasi Revitalisasi Monas, Ketua DPRD DKI Minta Proyek Dihentikan

    Megapolitan
    Bajing Loncat di Cilincing Manfaatkan Kemacetan Saat Beraksi

    Bajing Loncat di Cilincing Manfaatkan Kemacetan Saat Beraksi

    Megapolitan
    Ini Kronologi Penemuan Mayat WN Austria di Kamar Indekos di Setiabudi

    Ini Kronologi Penemuan Mayat WN Austria di Kamar Indekos di Setiabudi

    Megapolitan
    Kronologi Penumpang Transjakarta yang Diserang Perempuan hingga Leher Tersayat

    Kronologi Penumpang Transjakarta yang Diserang Perempuan hingga Leher Tersayat

    Megapolitan
    Gugatan Reklamasi Pulau M, Gubernur Anies Menang di Tingkat Banding

    Gugatan Reklamasi Pulau M, Gubernur Anies Menang di Tingkat Banding

    Megapolitan
    Warga BPI Keluhkan Tandon yang Dangkal, Camat Pamulang Ajukan Pengerukan Ke Dinas PU

    Warga BPI Keluhkan Tandon yang Dangkal, Camat Pamulang Ajukan Pengerukan Ke Dinas PU

    Megapolitan
    PTUN Batalkan SK Anies soal Pencabutan Izin Reklamasi Pulau F

    PTUN Batalkan SK Anies soal Pencabutan Izin Reklamasi Pulau F

    Megapolitan
    Dua Remaja di Cilincing Jadi Bajing Loncat untuk Main Game Online

    Dua Remaja di Cilincing Jadi Bajing Loncat untuk Main Game Online

    Megapolitan
    Polisi Sebut Pria yang Tewas di Kamar Kost Setiabudi Merupakan Warga Austria

    Polisi Sebut Pria yang Tewas di Kamar Kost Setiabudi Merupakan Warga Austria

    Megapolitan
    Beraksi di Ruang Publik, Eksibisionis Bisa Dijerat UU Pornoaksi tanpa Aduan Korban

    Beraksi di Ruang Publik, Eksibisionis Bisa Dijerat UU Pornoaksi tanpa Aduan Korban

    Megapolitan
    Kamera ETLE Identifikasi Pelat Nomor Jakarta, Bagaimana dengan Pelanggaran oleh Plat Nomor Pendatang?

    Kamera ETLE Identifikasi Pelat Nomor Jakarta, Bagaimana dengan Pelanggaran oleh Plat Nomor Pendatang?

    Megapolitan
    Dinkes DKI Minta Seluruh Petugas Medis Siapkan Alat Pelindung Diri Hadapi Pasien Corona

    Dinkes DKI Minta Seluruh Petugas Medis Siapkan Alat Pelindung Diri Hadapi Pasien Corona

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X