Oknum Polisi Penembak Petugas "Busway" Dinas di Mabes

Kompas.com - 13/01/2012, 15:48 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Identitas oknum polisi yang menembak dan mengancam petugas bus transjakarta, Rocky, pada Kamis (12/1/2012), akhirnya terungkap. Oknum polisi yang bersikap arogan itu adalah RM yang masih berpangkat bintara dan berdinas di Bidang Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Jumat (13/1/2012), di Mapolda Metro Jaya. "Dia dari kesatuan, inisialnya RM. Pangkatnya bintara di Yanma Mabes Polri," ujar Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, meski RM anggota Mabes Polri, pihak BLU Transjakarta melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya kemarin. Polda pun, kata Rikwanto, akan meneruskan laporan itu dan melakukan penyelidikan termasuk unsur pidana yang dilakukan anggota itu. "Yang bersangkutan sudah diperiksa di sini. Kalau dia ada kelalaian, bisa saja akan dikenai sanksi," kata Rikwanto.

Sanksi yang bisa dikenakan terhadap RM yakni sanksi pidana ataupun sanksi disiplin. "Bisa pidana atau sanksi disiplin nanti akan disampaikan. Pidananya karena dia mengancam orang, dan menggunakan senjata tidak pada tempatnya," ujar Rikwanto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Rikwanto, RM menggunakan senjatanya karena merasa kesal tidak diperbolehkan masuk ke jalur bus transjakarta. "Dia merasa karena sedang mengawal mobil sekuritas, merasa prioritas untuk masuk jalur itu," kata Rikwanto.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum anggota polisi pengawal mobil Securicor dengan nomor polisi B 1071 TFV jenis Isuzu Panther menodongkan senjata laras panjang dan melepaskan tembakan ke udara kepada petugas bus transjakarta bernama Rocky. Peristiwa ini terjadi di Jalan Pramuka Raya, di depan Hotel Central, pada Kamis (12/1/2012) pukul 08.15.

Ancaman itu dikeluarkan oknum polisi lantaran mobil Securicor dilarang masuk jalur bus transjakarta. Oknum polisi tersebut lalu keluar dari mobil sambil marah-marah dan kemudian melepaskan tembakan ke udara sekali, tetapi sempat mengenai bagian telinga sehingga petugas itu terluka. Sebelum menembak, polisi itu pun sempat mengancam membunuh Rocky. Pihak BLU Transjakarta mengaku sudah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya dan meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjutinya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Megapolitan
Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Megapolitan
Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Megapolitan
Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RS Tarakan

Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RS Tarakan

Megapolitan
Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Megapolitan
Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Megapolitan
PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

Megapolitan
Mencari Lokasi Isolasi OTG Covid-19 di Depok...

Mencari Lokasi Isolasi OTG Covid-19 di Depok...

Megapolitan
Kisah Tukang Galian asal Brebes, Setia Menunggu Kerja di Lebak Bulus sejak Puluhan Tahun Lalu

Kisah Tukang Galian asal Brebes, Setia Menunggu Kerja di Lebak Bulus sejak Puluhan Tahun Lalu

Megapolitan
UPDATE 28 Oktober: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 22, Totalnya Kini 2.117

UPDATE 28 Oktober: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 22, Totalnya Kini 2.117

Megapolitan
Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

Megapolitan
Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

Megapolitan
Hari Ketiga Operasi Zebra di Jakbar, Tidak ada Pengemudi yang Ditilang

Hari Ketiga Operasi Zebra di Jakbar, Tidak ada Pengemudi yang Ditilang

Megapolitan
UPDATE Grafik 28 Oktober: Total 7.007 Kasus Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 28 Oktober: Total 7.007 Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X