Sebelum Hilang, Vita Dijemput Dua Temannya

Kompas.com - 18/01/2012, 04:04 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Edison Siahaan (55), ayah bintang iklan cilik Rupita Sari Siahaan atau Vita (13) yang tak pulang ke rumah sejak 9 Januari, mengatakan, sebelum menghilang, Vita bermain di warnet dekat rumahnya. Vita dijemput oleh dua orang teman wanitanya menggunakan sepeda motor.

"Kata penjaga warnet, dia pergi dengan dua orang temannya," ucap Edison saat ditemui di kediamannya, Jalan SMA 64, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (17/1/2012).

Edison mengatakan, pada Minggu (8/1/2012) atau sehari sebelum menghilang, Vita sempat bertamu ke rumah teman main sinetronnya bernama Helmi. Namun, pada sore hari Vita diantar pulang oleh Helmi bersama ayah dan ibunya.

Lantaran kehilangan putri keempatnya ini, pekerjaan sampingan Edison sebagai makelar tanah dilupakannya. Padahal, tanggal 10 Januari lalu dia akan mendapatkan upah dari hasil menjual tanah.


"Buat apa saya terima uang, namun anak saya belum ketemu," ujarnya.

Baca tentang


    Terkini Lainnya

    Suara Letusan Terdengar 5 Kali Usai Laga Persija Vs PSIS di Bekasi

    Suara Letusan Terdengar 5 Kali Usai Laga Persija Vs PSIS di Bekasi

    Megapolitan
    Pemprov DKI Akan Gelar Lenong Betawi Secara Rutin di Balai Kota

    Pemprov DKI Akan Gelar Lenong Betawi Secara Rutin di Balai Kota

    Megapolitan
    3 Rumah Sakit Tangani Korban Kecelakaan Maut Tol Jagorawi

    3 Rumah Sakit Tangani Korban Kecelakaan Maut Tol Jagorawi

    Megapolitan
    Anies: Masyarakat Betawi di Luar Harus Jadi Tamu Memesona...

    Anies: Masyarakat Betawi di Luar Harus Jadi Tamu Memesona...

    Megapolitan
    Pengamat: Jalan Berbayar Lebih Efektif Kurangi Macet Ketimbang Ganjil Genap

    Pengamat: Jalan Berbayar Lebih Efektif Kurangi Macet Ketimbang Ganjil Genap

    Megapolitan
    Kata Pengamat soal 'Keanehan' Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

    Kata Pengamat soal "Keanehan" Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

    Megapolitan
    Terpapar Asap Karhutla, Kondisi Udara di Palembang Masuk ke Level Berbahaya

    Terpapar Asap Karhutla, Kondisi Udara di Palembang Masuk ke Level Berbahaya

    Megapolitan
    Rumah Tinggal Terbakar akibat Regulator Tabung Gas Bocor

    Rumah Tinggal Terbakar akibat Regulator Tabung Gas Bocor

    Megapolitan
    Ban Pecah Diduga Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi

    Ban Pecah Diduga Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi

    Megapolitan
    Anies Perintahkan Wali Kota Jaktim Perbaiki Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

    Anies Perintahkan Wali Kota Jaktim Perbaiki Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

    Megapolitan
    Pengendara Keluhkan Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

    Pengendara Keluhkan Trotoar Kalimalang yang Berada di Tengah Jalan

    Megapolitan
    Pakai Masker, Warga Bentangkan Spanduk 'Riau Dibakar Bukan Terbakar' di CFD

    Pakai Masker, Warga Bentangkan Spanduk "Riau Dibakar Bukan Terbakar" di CFD

    Megapolitan
    Bunga Langka Rafflesia Patma Koleksi Kebun Raya Bogor Kembali Mekar

    Bunga Langka Rafflesia Patma Koleksi Kebun Raya Bogor Kembali Mekar

    Megapolitan
    DKI Siapkan Jalur Sepeda, Anies Targetkan Rampung Akhir 2019

    DKI Siapkan Jalur Sepeda, Anies Targetkan Rampung Akhir 2019

    Megapolitan
    Pencari Suaka Kembali Tempati Trotoar Kawasan Kebon Sirih

    Pencari Suaka Kembali Tempati Trotoar Kawasan Kebon Sirih

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X