Korban Pemerkosaan R Mulai Berjualan Sayur - Kompas.com

Korban Pemerkosaan R Mulai Berjualan Sayur

Kompas.com - 26/01/2012, 14:31 WIB

DEPOK, KOMPAS.com -  R (35), korban pemerkosaan dalam angkutan kota M-26 kini mulai berjualan sayur. Namun R belum dapat berjualan maksimal seperti sebelumnya.

Tempat dagang sayur R ada di Jalan Raden Saleh, Cilodong, Kota Depok, di depan rumahnya sendiri. Aktivitas ini adalah pekerjaannya sebelum peristiwa memalukan itu terjadi.

"Dia sudah mulai bantu-bantu berjualan sayur. Kondisi fisiknya juga sudah membaik, tetapi memang perlu waktu untuk dapat bekerja normal seperti dahulu," tutur Joy (50) paman R kepada Kompas, Kamis (26/1) di Depok.

Setelah menjadi korban pemerkosaan dalam angkot Rabu 14 Desember 2011 dinihari lalu. Ketika itu ibu dua anak ini sedang berbelanja sayur ke Pasar Kemiri Muka, Depok.

Namun dalam perjalanan, tiga remaja di dalam angkot M-26 (Kampung Melayu - Bekasi) merampok barang berharga miliknya, kemudian memerkosanya. Komplotan itu kemudian membuang R di Jalan Alternatif Cibubur kilometer 1 hari itu juga. Atas kasus tersebut, polisi menetapkan YBR (17), DR (17), dan MSD (19) sebagai tersangka.


EditorRobert Adhi Ksp

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X