Pengacara: Afriyani Minta Maaf kepada Keluarga Korban

Kompas.com - 26/01/2012, 19:00 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Afriyani Susanti (29), pengemudi mobil yang menabrak pejalan kaki di Gambir, Jakarta Pusat, menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh keluarga korban tewas dan terluka dalam peristiwa itu. Permohonan maaf Afriyani disampaikan melalui kuasa hukumnya, Efrizal.

"Dia minta maaf kepada seluruh keluarga korban. Sebenarnya dia ingin datang langsung ke keluarga korban, tapi tidak memungkinkan karena polisi belum mengizinkan. Makanya, melalui media, kami sampaikan permohonan maaf dia," kata Efrizal, Kamis (26/1/2012) saat dihubungi wartawan.

Ia mengatakan, aparat kepolisian tidak mengizinkan Afriyani bertemu dengan siapa pun saat ini, termasuk korban luka ataupun keluarga korban tewas. "Takutnya kan ada apa-apa juga karena sekarang dia dimusuhi banyak orang," katanya.

Kendati ada kekhawatiran itu, Efrizal mengatakan Afriyani siap bertemu dengan para keluarga korban meski dimusuhi. Ia menuturkan, Afriyani siap dengan segala risiko saat bertemu dengan keluarga korban dan pasti akan bertanggung jawab akan apa yang dilakukannya

Afriyani yang juga dijerat pasal penggunaan narkotika menjadi tersangka dalam kecelakaan itu. Mobil Daihatsu Xenia yang dikendarainya, Minggu (22/1/2012) siang, menabrak kerumunan pejalan kaki di Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat. Mobilnya melaju kencang sehingga orang yang tertabrak terpental. Sembilan orang tewas akibat kejadian itu, sementara tiga lainnya luka-luka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X