Adopsi Dilakukan Setelah Proses Hukum

Kompas.com - 24/02/2012, 15:14 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

DEPOK, KOMPAS.com- Meski banyak orang yang ingin, adopsi terhadap bayi yang diamankan polisi dari tersangka perdagangan bayi, MS (49), adopsi tidak dapat dilakukan saat ini. Proses adopsi baru dapat dilakukan setelah proses hukum selesai.

Sejauh ini, sudah belasan orang menyampaikan keinginannya mengadopsi dua bayi kembar yang sempat dijual oleh tersangka itu.

"Status bayi saat ini masih barang bukti kepolisian. Kami hanya memproses adopsi, wewenang adopsi ada di tangan pihak kepolisian karena dua bayi itu titipan penyidik," tutur Sudarya, Kepala Seksi Bina Sosial, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Depok, Jumat (24/2/2012).

Sebelum adopsi berlangsung, Dinas Sosial mengutamakan pengembalian bayi ke orangtua kandungnya di Bogor. Jika orangtua keberatan mengasuh bayi karena faktor ekonomi, maka Pemkot Depok berupaya memberdayakannya. Kalau pun masih tetap menolak mengasuh, maka dua bayi tersebut dalam status sebagai anak negara.

Dua bayi lelaki yang dijual seorang warga berinisial MS (49) kini berumur 14 hari. MS menjual bayi tersebut dengan harga Rp 40 juta ke seorang bernama Rangga. Proses penjualan itu dapat digagalkan polisi Jumat (17/2) lalu di mal ITC Depok, Jalan Margonda.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.