Lelah dan Gerah di Transjakarta

Kompas.com - 03/03/2012, 09:01 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

KOMPAS.com — Hari Jumat (2/3/2012), Kompas hendak menghadiri acara jumpa Presiden dan CEO Siam Cement Group Kan Trakulhoon, yang dijadwalkan pukul 16.00 hingga 18.00 WIB di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Saat Kompas berangkat, arus lalu lintas padat; dan lebih padat lagi saat kembali ke kantor di Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Mengemudikan mobil jelas sebuah pekerjaan berat, apalagi harus melalui jalur three in one.

Saat memutuskan berangkat dari Palmerah pukul 15.00 WIB agar lebih cepat dan tepat waktu, agaknya pilihan yang tepat adalah menggunakan angkutan umum transjakarta, yang juga dikenal dengan busway. Gerimis membuat pilihan menggunakan bus transjakarta ini kian tepat. Maklum, arus lalu lintas Jakarta dapat dipastikan padat merayap saat hujan turun.

Saat menuju Hotel Kempinski di kawasan Bundaran HI, semua berjalan lancar. Bus transjakarta berjalan lancar. Padahal, jalan di samping jalur transjakarta, terutama di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, sudah padat sejak di Semanggi.

Tepat pukul 16.00, Kompas tiba di Hotel Kempinski. Semakin melegakan karena acara jumpa dengan Kan ternyata mulur lebih dari 30 menit.

Perjalanan dengan transjakarta menuju Bundaran HI relatif lancar. Hanya agak padat di Halte Bendungan Hilir, tepat di depan Universitas Atmajaya. Bus transjakarta yang datang dari Blok M menuju Bundaran HI terlalu lama. Hampir 10 menit. Karena lama, biasanya sudah penuh. Hanya sedikit penumpang yang terangkut dari antrean yang sudah sekitar 10 meter.

Nah, soal waktu kedatangan bus transJakarta ini yang mungkin perlu dikritisi. Menggunakan transjakarta boleh dikatakan sudah nyaman, tetapi seharusnya bisa lebih nyaman dan tepat waktu. Sebuah tantangan bagi Gubernur DKI Jakarta mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soal kedatangan bus transjakarta ini harus diatasi, selain tentunya sarana halte yang harus terawat. Tanpa pendingin udara, lampu yang berantakan, dan sarana lainnya yang sudah tidak pada kondisi yang semestinya.

Dari semua itu, soal jadwal kedatangan bus yang paling mendesak diperbaiki agar sarana tranportasi publik ini semakin menjadi pilihan banyak orang di Jakarta.

Sebab, ketika pulang dari Hotel Kempinski ke Slipi, persoalan semakin menumpuk. Maklum, saat itu pukul 17.40, karyawan yang pulang kantor pun semakin banyak. Di Halte Tosari, misalnya, antrean penumpang sudah mengular. Untuk tujuan Blok M masih lumayan, antrean tidak terlalu panjang, tetapi yang ke arah Harmoni, antrean sudah belasan meter.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.