Alex: Dalam Tiga Tahun Jakarta Bebas Banjir dan Macet!

Kompas.com - 04/03/2012, 15:42 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin percaya diri maju dalam Pilkada DKI Jakarta, setelah didukung penuh oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Saat memberikan sambutannya di Musyawarah Kerja Wilayah Dewan Perwakilan Wilayah PPP DKI, di Hotel Millenium, Jakarta, Minggu (4/3/2012) ia memaparkan sebagian program yang telah ia rencanakan untuk membangun Jakarta. Ia berjanji akan menuntaskan masalah macet dan banjir dalam waktu tiga tahun.

"PPP memilih, saya tidak mau disamakan dengan membeli kucing dalam karung. Janji saya, Jakarta bebas banjir dan macet dalam waktu tiga tahun, kalau tidak saya mundur," ujar Alex.

Menurut Alex, masalah transportasi terjadi karena jumlah kendaraan yang menjamur di Jakarta. Termasuk karena masalah angkutan umum yang dirasa tidak aman dan nyaman lagi bagi warga DKI Jakarta. Selain itu, belum semua tempat dilewati jalur transportasi sehingga menyulitkan sebagian warga. Oleh karena itu ke depan kata dia, optimalisasi angkutan umum dan busway harus diterapkan.

Alex juga sudah mematok biaya sekitar Rp 7,04 triliun untuk membangun transportasi yang optimal di Jakarta. "Optimalisasi angkutan umum. Orang pergi ke titik awal perjalanannya membawa mobil dan dari situ menggunakan busway. Pak Sutiyoso dalam tiga tahun buat 10 koridor busway, Foke dalam lima tahun hanya 1 koridor. Ke depan harus optimal. Macet di Jakarta ini tidak mengenal hari," jelasnya.

Sementara masalah banjir yang tak pernah terselesaikan di Jakarta kata dia terjadi karena ketika hujan, kurangnya daerah tangkapan air di hulu, adanya pendangkalan sungai akibat sedimentasi, kurangnya resapan air dan banyaknya bangunan di bantaran sungai. Semua masalah ini tutur Noerdin dapat diatasi dengan konservasi hutan, reboisasi di tengah kota dan mengatur aliran di hulu-hulu sungai.

"Saya punya program-program, tapi tidak saya tidak paparkan semua nanti ada yang meniru. Banjir dan macet akan saya selesaikan. Satu hari setelah pemilihan saya akan berikan secara lengkap program yang akan saya jalankan nanti," kata Noerdin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkenal memajukan bidang kesehatan di Sumatera Selatan, Noerdin mengatakan jika ia menjadi Gubernur DKI ia akan membangun sistem kesehatan lebih baik yaitu dengan membentuk 233 puskesmas, 34 pelayanan rawat inap dan 5 rumah sakit tanpa kelas. Ini kata dia penting untuk membantu memberikan bantuan pelayanan kesehatan warga terutama yang menengah ke bawah yang seringkali susah mengakses pelayanan kesehatan lebih baik.

"Kalau dulu orang selalu bilang, orang miskin dilarang sakit. Silakan sakit. Insya Allah setelah pemilihan juga, akan ada pelayanan kesehatan gratis, seperti yang saya lakukan di Sumatera Selatan," tuturnya.

Semua program ini kata dia akan diselesaikan selama tiga tahun. Sementara, untuk masalah keamanan. Kata dia akan diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun. "Bersama Haji Lulung, dipercayakan dalam waktu satu tahun, akan selesaikan masalah keamanan di Jakarta," pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.