DPRD DKI Tolak Pengunduran Diri Prijanto - Kompas.com

DPRD DKI Tolak Pengunduran Diri Prijanto

Kompas.com - 06/03/2012, 15:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Berdasarkan rapat paripurna, pengunduran diri Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto tidak disetujui oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI. Hasil ini diperoleh setelah dilakukan pemungutan suara oleh semua anggota DPRD DKI yang hadir.

Ketua DPRD DKI, Ferrial Sofyan, akhirnya mengetuk palu dengan keputusan penolakan pengunduran diri Wakil Gubernur DKI Prijanto. Dengan demikian, Prijanto tetap wajib menyelesaikan jabatannya hingga Oktober 2012 bersama dengan Fauzi Bowo.

"Dengan demikian, permohonan pengunduran diri yang bersangkutan tidak disetujui," ujar Ferrial saat menutup rapat paripurna, di ruang paripurna DPRD DKI, Jakarta, Selasa (6/3/2012).

Pada saat pandangan umum, hanya ada dua partai yang menolak pengunduran diri Prijanto, yakni Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan. Sementara partai lain tetap menerima keputusan pengunduran diri Prijanto, meski keputusan mundur ini tetap disayangkan. Setelah dilakukan pandangan umum, anggota DPRD DKI melakukan pengambilan keputusan secara aklamasi. Dari 61 orang yang hadir, sebanyak 37 orang menolak pengunduran diri Prijanto dan 24 orang menerima permohonan Prijanto tersebut.

"Dari hasil pengambilan suara secara terbuka sendiri dapat dilihat kan bahwa Pak Pri harus tetap menjalankan tugasnya hingga akhir masa jabatan," kata Ferrial.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHertanto Soebijoto

    Terkini Lainnya

    BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

    BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

    Nasional
    Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

    Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

    Regional
    Curhat PKL soal 'Skybridge', Senang Ada Lapak dan Takut Dagangan Sepi

    Curhat PKL soal "Skybridge", Senang Ada Lapak dan Takut Dagangan Sepi

    Megapolitan
    Polisi Gerebek Pesta Mabuk Lem Anak-anak di Surabaya

    Polisi Gerebek Pesta Mabuk Lem Anak-anak di Surabaya

    Regional
    Bawaslu: KPU Belum Terjun ke Sulteng untuk Perbaikan Daftar Pemilih

    Bawaslu: KPU Belum Terjun ke Sulteng untuk Perbaikan Daftar Pemilih

    Nasional
    Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

    Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

    Regional
    Korban Tewas akibat Pagar Tembok SD Tiba-tiba Roboh Jadi 2 Orang

    Korban Tewas akibat Pagar Tembok SD Tiba-tiba Roboh Jadi 2 Orang

    Regional
    Kasus Suap Meikarta, 64 Orang Diperiksa sebagai Saksi

    Kasus Suap Meikarta, 64 Orang Diperiksa sebagai Saksi

    Regional
    SEA Umumkan Penerima Beasiswa untuk Kembangkan Ekonomi Digital

    SEA Umumkan Penerima Beasiswa untuk Kembangkan Ekonomi Digital

    Edukasi
    Wapres Kalla Minta Pembahasan RTRW Rehabilitasi Sulteng Pasca-bencana Dipercepat

    Wapres Kalla Minta Pembahasan RTRW Rehabilitasi Sulteng Pasca-bencana Dipercepat

    Nasional
    Lewat eSIKLA, Pasien Tak Perlu Antre Lama untuk Berobat

    Lewat eSIKLA, Pasien Tak Perlu Antre Lama untuk Berobat

    Regional
    Camat Menteng Usul PKL Sabang Direlokasi ke 'Park and Ride' Thamrin 10

    Camat Menteng Usul PKL Sabang Direlokasi ke "Park and Ride" Thamrin 10

    Megapolitan
    Melania Trump Minta Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dipecat

    Melania Trump Minta Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dipecat

    Internasional
    Politik Saling Sindir Berpotensi Bikin 'Swing Voters' Jenuh dan Apatis

    Politik Saling Sindir Berpotensi Bikin "Swing Voters" Jenuh dan Apatis

    Nasional
    'Saya Enggak Sangka di Tempat Saya Ngobrol, Mereka Dihabisi...'

    "Saya Enggak Sangka di Tempat Saya Ngobrol, Mereka Dihabisi..."

    Megapolitan

    Close Ads X