Dukun Beranak Dilarang Tangani Persalinan

Kompas.com - 08/03/2012, 16:05 WIB

DEPOK, KOMPAS.com — Paraji atau dukun beranak di wilayah Kota Depok dilarang menangani proses persalinan. Mereka yang berjumlah 80 orang itu diminta untuk merujuk ke bidan, pusat kesehatan masyarakat, atau rumah sakit terdekat.

"Kami memiliki program kemitraan antara bidan dan dukun. Dukun paraji tidak boleh menolong persalinan lagi, tetapi mereka diminta merujuk ke bidan jika ada ibu hamil yang datang ke dukun. Dukun hanya mendampingi atau menemani," tutur Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Depok Dewi Damayanti kepada Kompas, Kamis (8/3/2012).

Bagi sebagian warga, keberadaan Paraji masih sangat diperlukan. Bahkan, sebagian lebih memilih mendapat pelayanan paraji karena beberapa alasan. Dari semua paraji yang ada, mereka paling banyak di Kecamatan Sawangan.

"Ini masalah budaya, mereka lebih percaya karena sederhana, praktis, dan lebih murah," tutur Hendarto, warga Pancoran Mas, Depok.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorMarcus Suprihadi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X