Penampung Emas Rampokan Belum Tersangka - Kompas.com

Penampung Emas Rampokan Belum Tersangka

Kompas.com - 08/03/2012, 21:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain menahan 8 orang tersangka perampoknya, Polda Metro Jaya mengamankan empat orang lainnya, yang tidak terlibat langsung dalam kasus perampokan empat toko emas di Ciputat, Tangerang Selatan. Tiga di antaranya adalah pemilik toko emas yang menampung perhiasan emas hasil rampokan itu.

"Empat orang itu setatusnya masih sebagai saksi. Mereka mengaku tidak tahu perhiasan emas itu hasil rampokan, dan mengaku membelinya dengan harga pasar yang berlaku saat transaksi terjadi," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Kamis (8/3/2012) sore.

Empat orang itu adalah Lukman, James, Halim, dan Amel. Lukman adalah perantara penjualan, sedangkan tiga lainnya adalah pedagang atau pemilik toko emas yang membeli perhiasan emas rampokan itu.

Barang bukti yang disita dari mereka antara lain logam mulia seberat 150 gram, dua untai kalung emas seberat 13 gram dan 15 gram, dan liontin-liontin. Pengakuan James, logam mulia tersebut adalah hasil peleburan dari perhiasan emas yang dibelinya lewat perantara.

"Dia mengaku cepat melebur emas itu, karena ingin membuat perhiasan lagi dengan model baru," kata Rikwanto.

Empat orang tersebut masih berstatus saksi, lanjutnya, karena A  yang menjual hasil rampokan, belum tertangkap.


EditorAgus Mulyadi

Terkini Lainnya

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional
Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Internasional
Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Nasional
Amien Rais Sebut Elektabilitas Jokowi Turun, Ini Kata Golkar

Amien Rais Sebut Elektabilitas Jokowi Turun, Ini Kata Golkar

Nasional
Hujan Deras Beberapa Jam, Cianjur Selatan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

Hujan Deras Beberapa Jam, Cianjur Selatan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

Regional

Close Ads X