Permintaan Rano pada Raka Saat Kelak Menutup Mata Selama-lamanya

Kompas.com - 11/03/2012, 05:33 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, Kompas.com - Rano Karno tidak kecewa dengan anak angkatnya, Raka Widyarma, meski terlibat penyalahgunaan narkoba. Sebagai seorang ayah, Rano sangat bersedih dengan apa yang menimpa Raka.

Rano, yang tidak memiliki anak kandung, menumpukan harapan masa depannya kepada anak angkatnya, termasuk Raka. Rano menginginkan, saat dirinya menutup mata untuk selama-lamanya, Raka lah yang mengadzankannya saat dikuburkan.

Tiga kali permintaan ingin diadzankan Raka terlontar dari mulut Rano dalam jumpa pers di rumahnya di kompleks Perumahan Karang Tengah Indah, Cinere, Jakarta Selatan, Sabtu (10/5/2012) malam.

"Jangan sampai kamu mati dulu sebelum saya, karena saya ingin sekali kamu (Raka) bisa mengadzankan saya," kata Rano menirukan perkataanya kepada Raka.


Rano kembali mempertegas pernyataannya, bahwa ia tidak meminta apapun dari Raka.

"Saya cuma minta satu sama kamu (Raka). Kalau saya mati, saya minta kamu yang adzani saya," tutur Rano.

Ia menegaskan, "Saya tidak punya anak, saya minta kamu yang adzani saya, itu saja," ulangnya menegaskan permintaannya kepada Raka.

Bagi Rano, Raka merupakan anaknya yang harus terus mendapatkan dukungan dari dirinya sebagai sang ayah.

Meskipun Raka kini terlilit kasus, Rano memberikan penegasan bahwa dirinya tidak akan pernah meninggalkannya sedetik pun. Rano akan terus memberikan dukungan.

"Harus kembali katakan pada dia, bagaimana pun kamu anak ku, kamu tanggung jawab saya," cetus wakil gubernur Banten.

Raka Widyarma ditangkap aparat Polres Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Maret 2012. Ia kedapatan memesan lima butir ekstasi. Kini Raka berada di tahanan Mapolres Bandara Soekarno-Hatta. (Adi Suhendi)

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

    Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

    Megapolitan
    Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

    Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

    Megapolitan
    Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

    Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

    Megapolitan
    Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

    Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

    Megapolitan
    Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

    Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

    Megapolitan
    Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

    Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

    Megapolitan
    Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

    Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

    Megapolitan
    Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

    Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

    Megapolitan
    BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

    BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

    Berita Foto
    Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

    Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

    Megapolitan
    Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

    Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

    Megapolitan
    Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

    Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

    Megapolitan
    PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

    PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

    Megapolitan
    40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

    40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

    Megapolitan
    Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

    Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X