PDS Terbelah, Dukungan untuk Alex-Nono Bermasalah

Kompas.com - 19/03/2012, 17:29 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemelut di kubu Partai Damai Sejahtera (PDS) terus berlanjut. Hal ini cukup membahayakan bagi kelanjutan koalisi Golkar, PDS, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengusung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2012.

Sekretaris Jenderal DPP PDS Rimhot Turnip mengatakan, kepengurusan yang legal berdasarkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) adalah kepengurusan di bawah Ketua Umum DPP PDS Terkelin Tarigan. Namun, sebelumnya ada hasil Musyawarah Nasional (Munas) 2010 di Manado yang menentukan Denny Tewu sebagai Ketua Umum DPP PDS. Keputusan itu kemudian digugat oleh salah satu Dewan Pertimbangan Pusat PDS.

"Hasilnya PTUN membatalkan kepengurusan PDS pimpinan Denny Tewu," kata Rimhot ketika dijumpai di Jalan Diponegoro 61 A, Jakarta, Senin (19/3/2012).

Pihak tergugat itu, yaitu PDS versi Denny Tewu, mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) dan kini putusan dari MA belum juga keluar. Dengan demikian, saat ini status Ketua Umum PDS masih demisioner.

Langkah yang diambil oleh PDS kubu Denny Tewu, yang mendukung pasangan Alex-Nono dalam Pilkada DKI Jakarta, tidak sejalan dengan PDS kubu Terkelin Tarigan yang diklaim masih sah berdasarkan hasil PTUN. "Memang benar sekarang masih menunggu putusan MA," ujar Rimhot.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi DKI Jakarta Juri Ardiantoro tidak ingin asal memutuskan. KPUD DKI Jakarta akan melihat kepengurusan PDS yang legal dengan melakukan klarifikasi langsung ke Kementerian Hukum dan HAM.

"Nanti kita lihat saja, kan ada masa pemeriksaan berkas. Jika terbukti bermasalah dan keduanya mendukung pasangan yang berbeda, maka dukungannya bisa digugurkan," kata Juri.

Ia mengatakan, KPU masih memberikan tenggat waktu untuk masa perbaikan berkas selama 26 Maret-9 April 2012. Pada masa ini, para bakal calon kepala daerah dapat mencari partai lain agar melengkapi syarat dukungan minimal untuk mengusung calon. "Tergantung verifikasinya. Mau cari partai lagi juga boleh," ujarnya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

    Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

    Megapolitan
    Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

    Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

    Megapolitan
    Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

    Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

    Megapolitan
    2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

    2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

    Megapolitan
    Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

    Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

    Megapolitan
    Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

    Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

    Megapolitan
    Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

    Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

    Megapolitan
    Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

    Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

    Megapolitan
    Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

    Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

    Megapolitan
    Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

    Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

    Megapolitan
    Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

    Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

    Megapolitan
    Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

    Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

    Megapolitan
    Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

    Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

    Megapolitan
    Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

    Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

    Megapolitan
    5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

    5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X