Foke Disandingkan dengan Nachrowi Ramli

Kompas.com - 19/03/2012, 20:01 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Akhirnya, incumbent Fauzi Bowo menetapkan untuk berpasangan dengan Nachrowi Ramli yang merupakan pesaingnya di internal Partai Demokrat. Keputusan ini merupakan keputusan yang diambil oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Sekretaris DPD DKI Jakarta, Irfan Gani, membenarkan bahwa Nachrowi Ramli akan melaju mendampingi Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012.

"Nachrowi Insya Allah akan terus maju di pilkada ini bersama Foke," kata Irfan, ketika dijumpai di Fauzi Centre, Jalan Diponegoro 61 A, Jakarta, Senin (19/3/2012).

Meski keduanya berasal dari Partai Demokrat, bukan berarti partai yang memiliki kursi terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta ini tidak berkoalisi.

Sebanyak tujuh partai menetapkan untuk bergabung bersama Partai Demokrat. Adapun partai koalisi tersebut adalah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), dan Partai Matahari Bangsa (PMB).

"Partai koalisi ini sudah setuju untuk mengusung keduanya demi Jakarta yang lebih baik. Dengan motto keduanya, Jakarta bisa lebih baik," jelas Irfan.

Diketahui motto dari Fauzi Bowo adalah Fokus Bekerja dan motto dari Nachrowi Ramli adalah Menata Jakarta. Sehingga jika digabungkan, lanjut Irfan, motto tersebut menjadi Fokus Bekerja Menata Jakarta.

"Ini hal yang baik sekali. Target kami memenangkan pilkada ini. Untuk daftarnya ya pasti malam ini. Sebelum jam 12  malam," tandasnya.

Baca tentang


    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

    Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

    Megapolitan
    Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

    Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

    Megapolitan
    2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

    2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

    Megapolitan
    Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

    Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

    Megapolitan
    Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

    Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

    [POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

    Megapolitan
    Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

    Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

    Megapolitan
    Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

    Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

    Megapolitan
    Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

    Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

    Megapolitan
    DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

    DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

    Megapolitan
    KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

    KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

    Megapolitan
    Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

    Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

    Megapolitan
    Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

    Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

    Megapolitan
    Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

    Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

    Megapolitan
    Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

    Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X