Anas Sesumbar Foke-Nara Menang Satu Putaran

Kompas.com - 19/03/2012, 23:56 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Ubaningrum yakin bahwa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) akan menang satu putaran.

"Biasanya rakyat Jakarta ingin pilgubnya berlangsung cepat dan tidak bertele-tele," demikian Ketum Partai Demokrat itu di Jakarta, Senin (19/3/2012) malam.

Ia yakin sebagian besar warga DKI Jakarta akan memberikan dukungan penuh dan memenangkan Foke-Nara satu putaran.

"Rakyat Jakarta diyakini justru ingin Foke-Nara bisa menang satu putaran," ujarnya.

Anas mengatakan, dua tokoh Partai Demokrat yang diusung dalam Pemilihan Gubernur DKI mendatang adalah sosok yang paling mengenal dan memahami Jakarta.

"Pasti pula yang paling mampu mengatasi problem-problem Jakarta yang memang berat dan kompleks," yakinnya.

Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli didukung delapan parpol untuk maju pada Pilkada DKI 2012. Pasangan ini merupakan keputusan Majelis Tinggi Demokrat dan akan segera mendaftar ke KPU DKI.

Sekretaris DPD DKI Partai Demokrat, Irfan Gani, menyebutkan delapan parpol yang mengusung pasangan tersebut yakni Partai Demokrat, Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI) dan Partai Matahari Bangsa (PMB).(Srihandriatmo Malau)

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    AMAN Tak Merasa Kirim Karangan Bunga ke Kodam Jaya

    AMAN Tak Merasa Kirim Karangan Bunga ke Kodam Jaya

    Megapolitan
    Anies Klaim Pemprov DKI Sudah Bagikan 22,5 Juta Masker Gratis

    Anies Klaim Pemprov DKI Sudah Bagikan 22,5 Juta Masker Gratis

    Megapolitan
    Anies: Dampak Libur Panjang, Sekarang Kita Saksikan Kenaikan Kasus Covid-19

    Anies: Dampak Libur Panjang, Sekarang Kita Saksikan Kenaikan Kasus Covid-19

    Megapolitan
    104 Warga Petamburan Ikut Rapid Test Massal, 5 Orang Reaktif Covid-19

    104 Warga Petamburan Ikut Rapid Test Massal, 5 Orang Reaktif Covid-19

    Megapolitan
    Dendam Motornya Dihilangkan, Pemuda Bunuh Mantan Bosnya

    Dendam Motornya Dihilangkan, Pemuda Bunuh Mantan Bosnya

    Megapolitan
    Hindari Mobil yang Putar Balik, Truk Boks Terguling di Jalan Benyamin Sueb

    Hindari Mobil yang Putar Balik, Truk Boks Terguling di Jalan Benyamin Sueb

    Megapolitan
    Anies: Stabilitas Jakarta di Tengah Pandemi Tidak Gratis

    Anies: Stabilitas Jakarta di Tengah Pandemi Tidak Gratis

    Megapolitan
    Berkurang, Kini Ada 16 RW di Jakarta yang Masuk Zona Merah

    Berkurang, Kini Ada 16 RW di Jakarta yang Masuk Zona Merah

    Megapolitan
    Gowes Pakai Seli Keliling Dufan hingga Main Sepuasnya Cuma Bayar Rp 50.000, Tertarik?

    Gowes Pakai Seli Keliling Dufan hingga Main Sepuasnya Cuma Bayar Rp 50.000, Tertarik?

    Megapolitan
    1.823 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Depok, Ini Data di 11 Kecamatan

    1.823 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Depok, Ini Data di 11 Kecamatan

    Megapolitan
    Satpol PP DKI Tertibkan 1.483 Baliho dalam Sehari, Termasuk yang Bergambar Rizieq

    Satpol PP DKI Tertibkan 1.483 Baliho dalam Sehari, Termasuk yang Bergambar Rizieq

    Megapolitan
    Agustinus Woro Kembali Panjat Tiang Baliho, Kali Ini Setinggi 30 Meter

    Agustinus Woro Kembali Panjat Tiang Baliho, Kali Ini Setinggi 30 Meter

    Megapolitan
    Kronologi Dugaan Pungutan Liar Bansos Covid-19 oleh Ketua RT di Penjaringan

    Kronologi Dugaan Pungutan Liar Bansos Covid-19 oleh Ketua RT di Penjaringan

    Megapolitan
    KBM Tatap Muka Diserahkan ke Pemerintah Daerah, Koordinator Nasional P2G: Tanda Mendikbud Lepas Tangan

    KBM Tatap Muka Diserahkan ke Pemerintah Daerah, Koordinator Nasional P2G: Tanda Mendikbud Lepas Tangan

    Megapolitan
    Pemkot Depok Belum Tentukan Sikap soal KBM Tatap Muka Semester Depan

    Pemkot Depok Belum Tentukan Sikap soal KBM Tatap Muka Semester Depan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X