Foke: Mustahil Atasi Macet Tiga Tahun

Kompas.com - 20/03/2012, 18:16 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, masalah kemacetan di Jakarta ini mustahil diselesaikan begitu saja dalam waktu singkat, apalagi dalam waktu 3 tahun seperti sempat dijanjikan salah satu calon gubernur pesaingnya.

"Emang tukang sulap David Copperfield," kata Foke, panggilan akrabnya, saat pengukuhan anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) periode 2012-2013, di Balaikota, Jakarta, Selasa (20/3/2012).

Ia mencontohkan, salah satu cara mengatasi kemacetan adalah dengan menambah jalan layang. Namun, jika anggarannya belum ada, maka hal tersebut tentu tidak dapat dilakukan seketika.

Fauzi Bowo mengatakan, selama ini untuk mengatasi masalah transportasi umum dan macet di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng DTKJ untuk memberi masukan dan solusi.

DTKJ juga ikut berfungsi melakukan sosialisasi mengenai masalah transportasi ke masyarakat agar tidak berimbas menyusahkan masyarakat.

"Tolong berikan penjelasan kepada mereka yang berpikiran sempit," kata Foke.

Ia meminta kepada pengurus baru DTKJ agar aktif mencari solusi supaya pemerintah dapat lebih cepat mengatasi kemacetan. Langkah untuk saat ini antara lain menerbitkan peraturan pemerintah yang berkaitan dengan electronic road pricing (ERP).

"Konkretnya seperti apa, harus cari jalan untuk bisa meyakinkan. Kalau rumusan rekomendasi tidak bisa dipraktikkan, tidak bisa dilaksanakan, tidak ada manfaatnya," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa semua usulan tidak bisa diwujudkan karena tidak sesuai peraturan perundangan atau tidak ada peraturan perundangannya.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

    Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

    Megapolitan
    PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

    PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

    Megapolitan
    Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

    Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

    Megapolitan
    Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

    Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

    Megapolitan
    Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

    Hati-hati Anggota Gadungan, Masyarakat Diminta Konfirmasi ke BNN jika Kerabatnya Ditangkap

    Megapolitan
    Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

    Gugus Tugas Tangsel Pastikan Rumah Lawan Covid-19 Tak Ditutup Selama Pandemi Belum Berakhir

    Megapolitan
    Pulang dari Rumah Sakit, Pasien Sembuh Covid-19 Tidak Boleh Langsung Berkeliaran

    Pulang dari Rumah Sakit, Pasien Sembuh Covid-19 Tidak Boleh Langsung Berkeliaran

    Megapolitan
    Empat Anggota BNN Gadungan Sekap Remaja atas Tuduhan Narkoba, Orangtua Diperas Rp 20 Juta

    Empat Anggota BNN Gadungan Sekap Remaja atas Tuduhan Narkoba, Orangtua Diperas Rp 20 Juta

    Megapolitan
    Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

    Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

    Megapolitan
    Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

    Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

    Megapolitan
    Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

    Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

    Megapolitan
    KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

    KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

    Megapolitan
    Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

    Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

    Megapolitan
    Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

    Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

    Megapolitan
    RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

    RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X