Fauzi Bowo Calon Gubernur DKI Terkaya

Kompas.com - 20/03/2012, 18:33 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Dari lima calon gubernur DKI Jakarta yang melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Fauzi Bowo tercatat sebagai yang terkaya.

Berdasarkan laporan harta kekayaan negara (LHKPN) yang diakses di KPK, Selasa (20/3/2012), harta Fauzi Bowo alias Foke mengungguli empat calon lain yang juga melaporkan LHKPN mereka.

Foke tercatat melaporkan harta kekayaannya pada 31 Mei 2007 dan 26 Juli 2010. Pada 2007, total harta Foke mencapai Rp 33 miliar dan 150.000 dollar Amerika Serikat. Kemudian pada 2010, harta calon gubernur (cagub) yang mendapat dukungan Partai Demokrat ini mencapai Rp 46,93 miliar dan 200.000 dollar Amerika Serikat.

Setelah Foke, menyusul Joko Widodo yang memiliki total harta Rp 18 miliar dan 9.483 dollar Amerika Serikat per 28 Februari 2010.

Harta kekayaan Joko Widodo alias Jokowi yang masih menjabat Wali Kota Solo, Jawa Tengah, itu meningkat dibandingkan tahun 2008. Pada 2008, harta Jokowi yang dilaporkan ke KPK senilai Rp 14 miliar ditambah 4.437 dollar Amerika Serikat.

Kemudian, menyusul Alex Noerdin dengan total harta Rp 10,6 miliar per 1 September 2006. Alex yang masih menjabat Gubernur Sumatera Selatan itu tidak tercatat melaporkan hartanya lagi selain 2006.

Lalu, di urutan keempat ada Hidayat Nur Wahid dengan total harta senilai Rp 6 miliar ditambah 10.706 dollar Amerika Serikat yang dilaporkan pada Desember 2009. Harta Hidayat, anggota Komisi I DPR, itu meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan pada Desember 2006. Saat itu, kekayaan Hidayat hanya Rp 455 juta ditambah 5.000 dollar Amerika Serikat.

Terakhir, calon independen Hendardji Soepandji. Asisten Pengamanan Kepala Staf Angkatan Darat itu tercatat melaporkan hartanya pada 25 November 2007 dan 31 Oktober 2008. Total harta Hendardji pada 2007 mencapai Rp 4,945 miliar dan pada 2008 meningkat menjadi Rp 5,036 miliar.

Calon lainnya, Faisal Basri, tidak memiliki catatan LHKPN di KPK karena yang bersangkutan bukan pejabat atau penyelenggara negara sehingga tidak wajib melapor.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

    Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

    Megapolitan
    Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

    Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

    Megapolitan
    Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

    Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

    Megapolitan
    Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

    Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

    Megapolitan
    Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

    Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

    Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

    Megapolitan
    Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

    Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

    Megapolitan
    Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

    Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

    Megapolitan
    3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

    3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

    Megapolitan
    Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

    Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

    Megapolitan
    Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

    Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

    Megapolitan
    JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

    JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

    Megapolitan
    Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

    Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

    Megapolitan
    Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

    Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

    Megapolitan
    Margo City: Giant Sudah Lapor Satgas soal Pegawai Terindikasi Positif Covid-19

    Margo City: Giant Sudah Lapor Satgas soal Pegawai Terindikasi Positif Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X