Mengapa Jokowi-Ahok Pilih Kemeja Kotak-kotak? - Kompas.com

Mengapa Jokowi-Ahok Pilih Kemeja Kotak-kotak?

Kompas.com - 21/03/2012, 10:57 WIB

SOLO, KOMPAS.com — Bukan tanpa sengaja jika pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Joko Widodo dan Basuki Tjahaya Purnama (Jokowi-Ahok) memilih kemeja kotak-kotak saat mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta. Kemeja kotak-kotak dianggap sebagai simbol warna-warni Jakarta yang harus diakomodasi.

"Ada banyak suku, etnis di sana. Jakarta itu ibarat miniaturnya Indonesia, yang jelas etalasenya negara," kata Jokowi, Rabu (21/3/2012).

Kemeja kotak-kotak itu dibeli di Pasar Tanah Abang, satu jam sebelum berangkat ke KPUD. Menurut Jokowi, saat itu spontan tercetus ide memilih kemeja kotak-kotak yang warnanya cerah.

"Kami berharap bisa diterima warga Jakarta yang punya latar belakang beragam," kata Jokowi. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisSri Rejeki
    EditorRobert Adhi Ksp

    Terkini Lainnya

    Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

    Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

    Nasional
    Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

    Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

    Nasional
    Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

    Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

    Internasional
    Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

    Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

    Regional
    KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

    KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

    Nasional
    Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

    Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

    Regional
    Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

    Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

    Regional
    Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

    Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

    Regional
    Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

    Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

    Internasional
    Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

    Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

    Nasional
    3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

    3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

    Regional
    1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

    1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

    Regional
    Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

    Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

    Regional
    Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

    Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

    Regional
    Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

    Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

    Regional

    Close Ads X