Rapat BBM dan Listrik yang Alot

Kompas.com - 24/03/2012, 22:15 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat pembahasan RUU APBN-Perubahan 2012 di Badan Anggaran terbilang alot. Khususnya pembahasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik. Hingga Sabtu (24/3/2012) malam sekitar pukul 21.00 WIB, rapat kerja Banggar dengan pemerintah pun belum jua menemukan kata sepakat.

Rapat pembahasan subsidi BBM bahkan pada Kamis (22/3/2012) sempat berlangsung hingga lewat pukul 24.00 WIB. Pembahasan subsidi listrik pun sampai ke pimpinan DPR lantaran putusan yang dihasilkan di Komisi VII sebesar Rp 64,97 triliun ternyata masih dirasa kurang oleh Pemerintah. Pemerintah masih butuh dana lagi dalam bentuk cadangan risiko fiskal sebesar Rp 26,6 triliun.

Masing-masing fraksi masih berjibaku menemukan kata sepakat. Lalu belum lagi menyamakan pendapat dalam internal Banggar. Baru setelah itu Banggar bersatu hati dengan Pemerintah. Keputusan sendiri terkait subsidi ataupun kenaikan harga BBM juga subsidi listrik seharusnya dihasilkan malam ini. Bukan apa-apa, Rapat Paripurna sudah menunggu Kamis (29/3/2012) depan.

Pelaku pasar dan masyarakat pun tentunya menunggu keputusan pemerintah khususnya mengenai naik atau tidaknya harga BBM. Pelaku pasar butuh kepastian demi menghitung kembali biaya operasionalnya. Lantas masyarakat pun mewanti-wanti imbas naiknya harga BBM ke tarif angkutan umum. Jadi, apakah keputusan akan dihasilkan malam ini? Seharusnya ya.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

    Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

    Megapolitan
    Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

    Megapolitan
    Aturan Ganjil Genap, Perusahaan Jasa Pengiriman Berskala UMKM Terdampak

    Aturan Ganjil Genap, Perusahaan Jasa Pengiriman Berskala UMKM Terdampak

    Megapolitan
    Perusahaan Jasa Pengiriman Siapkan Opsi Hadapi Ganjil Genap, Pakai Motor hingga Ubah Pelat Kuning

    Perusahaan Jasa Pengiriman Siapkan Opsi Hadapi Ganjil Genap, Pakai Motor hingga Ubah Pelat Kuning

    Megapolitan
    Ini Alasan Anji Wawancara Hadi Pranoto soal Klaim Temuan Obat Covid-19

    Ini Alasan Anji Wawancara Hadi Pranoto soal Klaim Temuan Obat Covid-19

    Megapolitan
    Meriahkan 17 Agustus di Masa Pandemi, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Joget Balon Online

    Meriahkan 17 Agustus di Masa Pandemi, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Joget Balon Online

    Megapolitan
    Wali Kota Tangerang Bantah Bakal Buka Sekolah September 2020

    Wali Kota Tangerang Bantah Bakal Buka Sekolah September 2020

    Megapolitan
    44 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Ada Kasus Covid-19

    44 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Ada Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Alasan Ibu Pura-pura Temukan Bayi Terlantar yang Ternyata Anaknya Sendiri...

    Alasan Ibu Pura-pura Temukan Bayi Terlantar yang Ternyata Anaknya Sendiri...

    Megapolitan
    Sempat Ditutup karena Covid-19, Hari Ini PN Jakbar Kembali Gelar Persidangan

    Sempat Ditutup karena Covid-19, Hari Ini PN Jakbar Kembali Gelar Persidangan

    Megapolitan
    Anji Mengaku Pegal Usai Dicecar 45 Pertanyaan oleh Polisi

    Anji Mengaku Pegal Usai Dicecar 45 Pertanyaan oleh Polisi

    Megapolitan
    Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

    Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

    Megapolitan
    Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

    Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

    Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

    Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X