1.180 Personel Amankan Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 26/03/2012, 12:44 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.180 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari aksi unjuk rasa menolak kenaikan bahan bakar minyak.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Kombes Reinhard Silitonga saat Apel Pengamanan Bandara di Mapolres Bandara SH, Tangerang, Banten, Senin (26/3/2012).

Personel gabungan yang disiagakan tersebut terdiri dari 1 kompi Batalyon 203, 1 Kompi Paskhas TNI AU, 1 Kompi Brimob, 1 Kompi Sabara Polda Metrojaya, 1 Kompi Dalmas Bandara, 1 Kompi Siaga Bandara. Pasukan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi pemblokiran Bandara Soekarno Hatta yang dilakukan terkait dengan kenaikan harga BBM.

Dengan personil tersebut seluruh wilayah bandara akan diamankan terkait aksi demonstrasi. Namun, pengamanan tersebut diutamakan untuk menjaga akses jalan dari dan menuju bandara. Aparat pun berharap agar pengunjukrasa tidak memblokir jalan tol menuju bandara.

Dalam apel yang diikuti oleh seluruh personil yang disiagakan tersebut, hadir juga Dandim Tangerang, Danyon 203, Danyon Paskhas TNI AU dan sejumlah pejabat terkait.

 

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

    Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

    Megapolitan
    Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

    Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

    Megapolitan
    Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

    Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

    Megapolitan
    Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

    Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

    Megapolitan
    BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

    BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

    Megapolitan
    Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

    Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

    Megapolitan
    Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

    Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

    Megapolitan
    Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

    Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

    Megapolitan
    Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

    Megapolitan
    IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

    IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

    Megapolitan
    Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

    Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

    Megapolitan
    UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

    UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

    Megapolitan
    UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

    UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

    Megapolitan
    Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

    Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

    Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X