Wakil Jokowi Orasi Tolak Kenaikan Harga BBM

Kompas.com - 26/03/2012, 12:48 WIB
Penulis M Wismabrata
|
EditorGlori K. Wadrianto

SOLO, KOMPAS.com — Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, dengan masih berbaju dinas, meluangkan waktu datang ke lokasi unjuk rasa penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak, yang berlangsung hanya 150 meter dari gedung Balaikota, tempatnya berkantor.

Tak hanya menyaksikan demo, Hadi, yang belakangan lebih sibuk setelah sang Wali Kota Joko Widodo alias Jokowi memilih menjadi calon gubernur DKI Jakarta, pun sempat menyampaikan orasi. Hadi menegaskan turut menolak kenaikan harga BBM. "Aksi menolak BBM diharapkan tidak menjadi ajang mencari popularitas, dan kami yakin kenaikan BBM akan menyengsarakan rakyat," katanya di depan massa aksi, Senin (26/3/2012).

Unjuk rasa ini pun diwarnai dengan aksi pembakar boneka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pembakaran terjadi di depan kantor Bank Indonesia di Jalan Sudirman, Solo. Massa gabungan dari massa buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia, BEM mahasiswa, dan elemen masyarakat sebelumnya melakukan aksi teatrikal dan long march dari Bundaran Gladag dan Ngarsopura menuju Gedung Bank Indonesia.

Boneka dari jerami dengan foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung dibakar massa seusai aksi teatrikal. Hujatan dan kecaman terhadap pemerintah pun terus berlangsung. Peserta aksi menolak tegas kenaikan harga BBM yang rencananya akan bergulir pekan depan.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Siap-siap, Pendatang Tanpa SIKM Harus Bayar Tes Swab Rp 1,2 Juta

    Siap-siap, Pendatang Tanpa SIKM Harus Bayar Tes Swab Rp 1,2 Juta

    Megapolitan
    Masjid Al Munawar Pancoran Gelar Shalat Jumat dengan Protokol Pencegahan Covid-19

    Masjid Al Munawar Pancoran Gelar Shalat Jumat dengan Protokol Pencegahan Covid-19

    Megapolitan
    PPNI Terima 300 Aduan Perawat Terkait THR Lebaran

    PPNI Terima 300 Aduan Perawat Terkait THR Lebaran

    Megapolitan
    Lagi, 3 Warga Lenteng Agung yang Pulang dari Mudik Lolos di Check Point

    Lagi, 3 Warga Lenteng Agung yang Pulang dari Mudik Lolos di Check Point

    Megapolitan
    Curhat Ibu Hamil di Tengah Pandemi Covid-19, Panik hingga Berencana Lahiran di Rumah

    Curhat Ibu Hamil di Tengah Pandemi Covid-19, Panik hingga Berencana Lahiran di Rumah

    Megapolitan
    Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

    Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

    Megapolitan
    Anies Pangkas 25 Persen TKD PNS untuk Dialihkan Jadi Dana Bansos

    Anies Pangkas 25 Persen TKD PNS untuk Dialihkan Jadi Dana Bansos

    Megapolitan
    Seorang Positif Corona, 14 Orang yang Tinggal Serumah Diisolasi di Mushala

    Seorang Positif Corona, 14 Orang yang Tinggal Serumah Diisolasi di Mushala

    Megapolitan
    Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

    Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

    Megapolitan
    Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

    Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

    Megapolitan
    UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

    UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

    Megapolitan
    Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

    Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

    Megapolitan
    Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

    Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

    Megapolitan
    Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

    Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

    Megapolitan
    Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

    Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X